Share

CDC Ingatkan Kaum Gay dan Biseksual Paling Rentan Terinfeksi Virus Cacar Monyet

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 25 Mei 2022 12:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 25 481 2599963 cdc-ingatkan-kaum-gay-dan-biseksual-paling-rentan-terinfeksi-virus-cacar-monyet-00T9u3m4wC.jpg Ilustrasi Virus Cacar Monyet. (Foto: Freepik)

BADAN Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa virus cacar monyet dapat menular melalui hubungan seksual. Cairan lesi cacar yang keluar dan menempel di selimut atau seprei sangat infeksius dan ini meningkatkan risiko penyebaran.

Karena itu, jika Anda mengalami ruam di atau lesi di daerah genital dan perianal, harus segera dievaluasi secara menyeluruh di fasilitas kesehatan. Tapi, penelitain yang diadakan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menemukan ada 2 kelompok yang paling rentan terpapar virus Cacar Monyet.

Mereka pun memperingatkan bahwa kelompok gay dan biseksual karena dianggap paling rentan terinfeksi virus cacar monyet. Meski, virus bisa menginfeksi semua kelompok manusia.

"Kesadaran akan hal ini membuat individu mengambil keputusan berdasarkan kondisi kesehatan pribadi dan kesehatan komunitas mereka," papar Ahli Epidemiologi CDC dr John Brooks, dikutip dari Fox News, Rabu (25/5/2022).

Cacar monyet, kata dr Brooks, bukan infeksi menular seksual, tapi terbukti dapat menyebar melalui hubungan seksual melalui kontak dekat dengan pasien. Pada kasus di AS dan Inggris, sebagian kecil pasien tercatat adalah pria gay.

"Ingat, penyakit menular itu tidak peduli siapa Anda. Beberapa kelompok mungkin memiliki risiko lebih besar terpapar, tapi tidak berarti risiko cacar monyet hanya ada pada pria gay dan biseksual," tambah dr Brooks.

Kasus cacar monyet meluas begitu cepat di negara Eropa seperti Spanyol dan Belgia, salah satunya akibat hubungan seksual. Ini disampaikan dr David Heymann, mantan kepala departemen darurat WHO. "Wabah cacar monyet di Eropa tampaknya disebabkan oleh aktivitas seksual yang besar di Spanyol dan Belgia," ungkap dr Heymann.

Tapi, fakta lain yang cukup mengkhawatirkan adalah virus cacar monyet disinyalir bisa menyebar lewat droplet juga. Karena itu, Syahril mengimbau masyarakat agar berhati-hati. Data menyebutkan, cacar monyet disinyalir menyebar lewat droplet sebesar 18%.

Cairan yang ada di tubuh pasien cacar monyet sangat infeksius. Virus cacar monyet ternyata ditemukan di lendir hidung maupun daerah mulut pasien. Itu kenapa, saat pasien cacar monyet bersin atau batuk, risiko penyebaran terjadi.

Sekadar informasi, virus cacar monyet bisa menular dari manusia ke manusia, meskipun awalnya berasal dari hewan atau kerap disebut sebagai zoonosis. Ada dua clade virus monkeypox: clade Afrika Barat dan clade Congo Basin (Afrika Tengah).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini