Share

Usai Libur Lebaran, Kasus Covid-19 di RI Tetap Terkendali

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 27 Mei 2022 11:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 27 481 2601081 usai-libur-lebaran-kasus-covid-19-di-ri-tetap-terkendali-dpi4NbfTPk.jpg Prof Wiku (Foto: YouTube/Sekretariat Presiden)

JURU Bicara Satgas Covid-19 Nasional Prof Wiku Adisasmito mengatakan bahwa kondisi pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini terkendali. Padahal, sebelumnya terjadi libur panjang yang biasanya diikuti kenaikan kasus.

"Data per 22 Mei menunjukkan bahwa kasus Covid-19 nasional masih tergolong terkendali pasca periode libur dengan tingkat aktivitas dan mobilitas masyarakat yang tinggi," papar Prof Wiku dalam konferensi pers virtual, Jumat (27/5/2022).

Prof Wiku

Ya, kita tahu bersama bahwa pada umumnya setelah libur panjang yang diisi oleh aktivitas dan mobilitas yang tinggi, kasus Cov-19 akan naik. Tapi, pada tren pasca libur Lebaran, kasus Covid-19 terkendali dengan baik.

"Tiga pekan lalu kasus Covid-19 bertambah 1.300 kasus, sedikit mengalami kenaikan menjadi 2.300 kasus di minggu berikutnya. Tapi, pekan lalu menurun menjadi 1.500 kasus. Kenaikan kasus ini tidak signifikan jika dibandingkan dengan periode libur panjang sebelumnya," terang Prof Wiku.

BACA JUGA : Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Indonesia Terus Naik

Kasus Covid-19

Capaian baik ini, kata Prof Wiku, perlu dipertahankan mengingat Indonesia tak pernah luput dari kenaikan kasus pada periode libur panjang sebelumnya.

BACA JUGA : Indonesia Mulai Masuk Fase Endemi Covid-19, Wisma Atlet Akan Ditutup?

Prof Wiku mengingatkan kepada masyarakat agar terus menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat meskipun kasus Covid-19 terus terkendali. Selain itu, kesadaran untuk dites pun tetap harus dilakukan, terlebih ketika Anda memiliki riwayat yang berisiko atau merasa bergejala.

Upaya lain yang tetap harus dilakukan adalah meningkatkan kesadaran untuk mengisolasi diri ketika teridentifikasi positif Covid-19. "Ini penting agar penyebaran virus di masyarakat semakin kecil," ungkap Prof Wiku.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini