Share

Ketum PB IDI Sebut Belum Ada Petinggi PDSI yang Keluar dari IDI

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 28 Mei 2022 14:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 28 612 2601748 ketum-pb-idi-sebut-para-belum-ada-petinggi-pdsi-yang-keluar-dari-idi-UqDTCy4UUj.jpg Ilustrasi Dokter. (Foto: Shutterstock)

ORAGANISASI tandingan Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang menamakan dirinya PDSI atau Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia memang berisikan dokter-dokter yang ada di Indonesia. Mereka yang tergabung dalam PDSI pun tidak boleh tergabung dalam IDI.

Ketua Umum Pengurus Besar IDI (PB IDI) Muhammad Adib Khumaidi menegaskan bahwa para petinggi PDSI belum ada satupun yang keluar dari IDI. Artinya, mereka masih terikat pada aturan IDI.

"Hingga saat ini kami belum menerima pernyataan keluar dari beliau-beliau pengurus PDSI secara tertulis," tegas Adib dalam paparannya di Live Instagram @ikatandokterindonesia, belum lama ini.

Dengan status tersebut, artinya para petinggi PDSI masih menjadi bagian dari keanggotaan IDI. Dengan begitu, kebijakan dan aturan IDI seharusnya masih menjadi bagian dari mereka. "Karena belum ada pernyataan tertulis yang kami terima, artinya mereka masih terikat pada AD/ART IDI," ungkap Adib.

Dokter

Sebelumnya, para pengurus PDSI menegaskan bahwa siapapun yang mau masuk ke PDSI mesti keluar dari IDI. Aturan tersebut dikeluarkan untuk memastikan tidak ada anggota PDSI yang memiliki 'dua kepala' organisasi.

"Kalau mau masuk PDSI, silahkan. Tapi, ya, harus keluar dulu dari IDI. Kami tidak memaksa siapapun mau ikut gabung dengan PDSI," papar Ketua Umum PDSI Jajang Edi Priyanti.

Anggota PDSI sendiri diklaim hampir ada dari seluruh perwakilan pulau di Indonesia. Jumlahnya diperkirakan akan terus bertambah. Saat deklarasi PDSI dikumandangkan, tercatat dokter dari 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia menyatakan diri ikut tergabung ke PDSI.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini