Share

Pentingnya Memberikan Edukasi Operasi Tulang Belakang di Papua

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 03 Juni 2022 12:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 03 481 2604909 pentingnya-memberikan-edukasi-operasi-tulang-belakang-di-papua-z2Cd20i8pt.jpg Dokter melakukan operasi tulang belakang (Foto: Shutterstock)

PAPUA merupakan salah satu wilayah Indonesia yang harus diberikan lebih banyak akses edukasi kesehatan. Oleh karena itu, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Indonesia (PABOI) Dr. dr. Edi Mustamsir, Sp.OT(K) beserta Ketua Kolegium Orthopaedi dan Traumatologi Dr. dr. Ferdiansyah, Sp.OT(K), dan Ketua PABOI Cabang Sulsel Bar, Irian Jaya dr. Jainal Arifin, Sp.OT(K), M.Kes., bertolak dari Makassar menuju Papua untuk mengadakan program outreach yang didalamnya terdapat berbagai kegiatan edukasi di bidang kedokteran.

Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Indonesia (PABOI) Dr. dr. Edi Mustamsir menjelaskan, kegiatan kunjungan kolegium PABOI ini merupakan serangkaian acara yang diadakan oleh PABOI di Makassar, yaitu Continuing Orthopaedic Education (COE) yang ke 69.

 memberikan edukasi operasi

Ia bersama tim ke Papua, khususnya di Kota Jayapura untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan pasien di RSUD Jayapura, memberikan edukasi kesehatan lewat seminar, dan mendorong Universitas Cendrawasih melalui Fakultas Kedokterannya, membuka program studi orthopaedi dan traumatologi.

"Mengingat wilayah Papua daerahnya begitu luas dan dibandingkan dengan jumlah dokter Orthopaedi yang ada, jelas sangat kurang sekali. Oleh karena itu kami sangat mendukung agar Fakultas Kedokteran Universitas Cendrawasih bisa membuka program studi Orthopedi dan Traumatologi di sini," ujar Dokter Edi.

Ia juga berharap RSUD Jayapura sebagai rumah sakit pendidikan dapat mendorong dan memfasilitasi serta mendukung segala sarana dan prasarana untuk terealisasinya program ini.

Di lokasi yang sama, Direktur RSUD Jayapura dr Anton T Mote memberikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran Ketua PABOI dan kolegium untuk hadir membantu langsung dan memberikan edukasi kedokteran kepada para profesional dokter dan perawat di papua.

Ia menjelaskan, terdapat 2 pasien yang akan mendapatkan penanganan oleh tim outreach PABOI. "Yakni pasien dengan keluhan infeksi tulang belakang leher dan pinggang, dengan kelemahan di lengan tangan kanan dan kesulitan berjalan."

Operasi tulang belakang ini, terang  dia, memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Oleh karena itu memerlukan keahlian dan pengalaman khusus.

Operasi ini ditangani langsung oleh tim outreach PABOI dan Pedicle Club Indonesia (PCI) diantaranya dr. Yudha Mathan Sakti, Sp.OT(K) dan Dr.dr I Gusti Lanang NAAW, Sp.OT(K).

 BACA JUGA:Dosen ITS Buat Robot Hybrid Bantu Proses Operasi Tulang

"Kami bersyukur operasi berjalan dengan lancar dan kedua pasien kondisinya sudah membaik pasca-operasi," pungkasnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini