Share

Transplantasi Rambut dengan Robot Diklaim Minim Efek Samping

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 06 Juni 2022 15:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 06 611 2606476 transplantasi-rambut-dengan-robot-diklaim-minim-efek-samping-m7yxAbk9L0.jpg Transplantasi Rambut. (Foto: Sukardi)

RAMBUT rontok memang membuat kepercayaan seseorang terusik, apalagi bagi para pria. Tidak heran, jika kemudian banyak selebriti pria seperti Anang Hermansyah, Atta Halilintar melakukan transplantasi rambut.

Tapi jangan salah, transplantasi rambut bukan hanya bisa digunakan untuk rambut di bagian kepala, tapi juga bisa menjadi solusi jika seseorang ingin wajah brewok. Hal inilah yang juga dilakukan oleh Kevin Aprilio. Tapi, apakah rambut transplantasi bisa tumbuh alami seperti rambut biasanya?

Dijelaskan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik The Clinic Beautylosophy Cipete dr Nilam Permatasari, SpBP-RE, rambut transplantasi bisa tumbuh alami seperti rambut normal.

Transplantasi Rambut

"Rambut transplantasi itu diambil dari rambut bagian belakang yang punya kekuatan dan kualitas rambut yang baik. Rambut tersebut kemudian ditanam di area yang mau dibenahi. Jadi, rambut bisa tumbuh alami seperti rambut lainnya," kata dr Nilam saat diwawancarai MNC Portal, Senin (6/6/2022).

"Karena tumbuh alami, rambut transplantasi bisa juga beruban. Jadi, benar-benar seperti rambut alami, tidak ada bedanya. Pun secara tampilan akan sama, tidak seperti rambut boneka," tambah dr Nilam.

Diterangkan juga kenapa rambut bagian belakang yang dipilih. Menurut dr Nilam, karena rambut di area tersebut yang biasanya paling kuat dan punya kualitas rambut terbaik.

Makanya, kata dr Nilam yang merupakan Ahli Bedah Plastik Restorasi Rambut, jarang sekali pada kasus pria, kebotakan dimulai dari area belakang kepala. Kebotakan pada umumnya terjadi di area tengah kepala, samping, atau depan.

Proses pengambilan rambutnya pun dilakukan dengan robot, bukan konvensional. Karena melibatkan robot, pengambilan rambut bisa lebih spesifik hanya pada rambut yang sangat baik.

"Dipakainya robot transplantasi seperti robotik ARTAS memungkinkan donor rambut tidak terbuang sia-sia dan hasil yang didapat akan jauh lebih baik karena rambut yang dipakai yang kualitasnya paling oke," terang Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik dr Danu Mahandaru, Sp.BP-RE.

Selain itu, proses transplantasi rambut dengan robot tidak memerlukan waktu yang lama, durasi recovery lebih singkat, tanpa bekas luka, tidak ada bekas luka garis, hingga tampilan rambut yang terlihat sama dengan yang natural. "Tidak bisa dipungkiri, transplantasi rambut dengan robot itu lebih baik saat ini karena minim efek samping dengan hasil yang cukup menjanjikan," tambah dr Danu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini