Share

Cemari Lingkungan, Limbah Plastik Masih Jadi Tantangan

Tim Okezone, Okezone · Kamis 09 Juni 2022 14:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 09 612 2608568 cemari-lingkungan-sampah-plastik-masih-jadi-tantangan-abdNfIHxoS.jpg Sampah plastik di laut mengancam ekosistem (Foto: The telegraph)

MASALAH limbah plastik memang sulit diatasi. Sebab masyarakat selalu mengonsumsi barang-barang dan membuang sampah plastik atau limbah plastik mereka.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pada tahun 2020 Indonesia menghasilkan 67,8 juta ton sampah. Terkait sampah plastik, hasil penelitian Sustainable Waste Indonesia (SWI) dan Indonesian Plastic Recyclers (IPR) pada tahun 2020 lalu mencatat, produksi limbah kemasan plastik di perkotaan Pulau Jawa saja sekitar 189.000 ton per bulan atau 6.300 ton per hari.

 sampah plastik

Sayangnya hanya sekitar 11,83% atau sekitar 22.000 ton per bulan yang didaur ulang. Hal ini disampaikan Ujang Solihin Sidik, Kasubdit Tata Laksana Produsen Direktorat Pengurangan Sampah KLHK. Ia ingin menyoroti dampak dari limbah kemasan air minum terhadap lingkungan, dan bagaimana kebijakan pemerintah dalam konteks pengelolaan sampah.

“Ada tantangan yang harus menjadi perhatian kita semua terkait dengan kemasan AMDK, karena kita melihat kemasan plastik seperti PET (Polyethylene terephthalate) yang didaur ulang menjadi botol PET kembali masih sangat kecil. Sebagian besar kemasan PET yang umumnya digunakan untuk kemasan pangan justru menjadi polutan atau sampah buat lingkungan,” ujar Solihin.

Sementara itu, Pegiat Laut Bersih di bawah Yayasan Penyelam Lestari Indonesia atau Divers Clean Action (DCA), Swietenia Puspa Lestari menambahkan, guna mencegah penumpukan limbah kemasan plastik di permukaan tanah dan di perairan atau lautan penting bagi perusahaan-perusahaan dengan produk berkemasan plastik untuk menerapkan ekonomi sirkular.

“Saya setuju dengan penerapan ekonomi sirkular, dan sesuai dengan hierarki pengolahan sampah, kita harus mengurangi sampah dari sumbernya. Dalam arti kita ikut mengedukasi masyarakat untuk menolak penggunaan kemasan yang tidak bisa didaur ulang, atau yang sekali pakai,” ujarnya.

 BACA JUGA:5 Negara Ini Larang Sampah Plastik, Salah Satunya Negara Komunis

Ia menjelaskan, penggunaan kemasan guna ulang, walaupun masih berbahan plastik tidak masalah. Sebab penggunaan plastik sekali pakai berisiko meningkatkan volume timbunan sampah yang malah mencemari lingkungan.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

(DRM)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini