Share

Jenazah Eril Terkonfirmasi lewat Tes DNA, Bagaimana Sih Cara DNA Diambil?

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 10 Juni 2022 18:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 10 612 2609460 jenazah-eril-terkonfirmasi-lewat-tes-dna-bagaimana-sih-cara-dna-diambil-0dLlyuYLSY.jpg Ilustrasi Tes DNA. (Foto: Shutterstock)

JENAZAH anak Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtaz atau yang dikenal sebagai Eril akhirnya ditemukan. Ibunda Emmeril Eril, Atalia Praratya, pun telah mengonfirmasi jenazah putra sulungnya.

Dalam Instagram story Atalia, dia menyebut bahwa lewat DNA tersebut dia mengonfirmasi bahwa jenazah tersebut adalah anaknya. Tes DNA yang sempat dilakukan kepolisian Bern mengambil sampel dari dirinya. "DNA sudah dinyatakan sama dengan saya, innalillahi wainnailaihi raajiun," jelasnya.

Tes DNA sendiri sering digunakan untuk mengambil informasi dari jenazah ataupun melacak garis keturunan seseorang. Salah satu cara untuk tes DNA adalah lewat DNA fingerprinting atau sidik jari DNA.

Tes ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi informasi dari genetik DNA dalam sel seseorang. Setiap orang tidak memiliki sidik jari jari yang sama. Namun, tes ini dimaksudkan untuk menentukan adanya hubungan keluarga antara dua orang.

Biasanya, yang diperlukan adalah sel-sel yang dibutuhkan untuk tes sidik jari DNA. Setetes darah atau akar rambut cukup untuk pengujian DNA. Tak hanya itu saja, sperma, rambut, atau kulit yang sering digunakan dalam investigasi kriminal.

Mengutip laman WebMD, seseorang yang menjalani tes sidik jari DNA akan diambil sampel darah yang diambil dari vena. Tes DNA juga dapat dilakukan pada sel-sel di dalam mulut atau pipi.

Apa saja tujuan dari tes sidik jari DNA?

1. DNA sidik jari digunakan untuk membantu mencari tahu saudara kandung atau mengidentifikasi orangtua dari bayi yang tertukar saat lahir.

2. Tak hanya itu saja, tes sidik jari DNA juga diandalkan dalam bidang forensik untuk memecahkan kasus kejahatan. Biasanya air mani, darah, kulit, atau jaringan lainnya yang ditinggalkan di TKP.

3. Dalam peperangan atau bencana alam, tes DNA perlu dilakukan bagi jenazah dalam peristiwa tersebut. Mengandalkan bagian tubuh yang tersisa, sehingga jenazah dapat diidentifikasi.

Apa yang perlu dipersiapkan?

Dalam pemeriksaan tes DNA , Anda tidak perlu melakukan persiapan apa-apa dalam menggunakan tes DNA ini. Jika Anda pernah memiliki riwayat transfusi darah dalam 3 bulan terakhir, katakan kepada dokter.

Bila Anda berniat untuk melakukan tes DNA, bicarakan kepada dokter tentang alasan Anda memerlukan tes ini. Anda berhak menanyakan soal risikonya, bagaimana hal yang perlu dilakukan, dan seperti apa hasilnya. Dokter akan membutuhkan darah.

Berikut cara sampel DNA tersebut dapat diperoleh.

1. Sampel darah dari vena

Mungkin Anda tidak akan merasakan sengatan atau sensasi seperti dicubit saat jarum melewati kulit. Beberapa orang merasa sakit saat jarum menyedot pembuluh darah. Sebenarnya rasa sakit tergantung dari keahlian tenaga medis itu sendiri.

2. Sampel darah dari tumit

Bayi mungkin akan merasa sengatan singkat saat ahli medis menusukkan jarum dan mengambil sampel darahnya.

3. Cara lain

DNA bisa dikumpulkan dengan cara lain seperti dari air liur, urin, atau air mani. Namun, hal ini kerap menimbulkan ketidaknyamanan bagi klien yang ingin diidentifikasi kebenarannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini