Share

Telur Ayam Vs Puyuh, Mana yang Lebih Miliki Kolesterol Jahat?

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 14 Juni 2022 16:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 14 298 2611403 telur-ayam-vs-puyuh-mana-yang-lebih-miliki-kolesterol-jahat-bauY6SoZzk.jpg Ilustrasi Telur Puyuh. (Foto: Shutterstock)

TELUR memang menjadi salah satu protein hewani yang paling murah dan mudah untuk didapatkan. Telur pun bisa dikreasikan dengan berbagai macam cara, sehingga menjadi salah satu bahan makanan favorit hampir semua orang.

Mengonsumsi telur pun sangat baik, karena mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Sayangnya, tidak sedikit juga orang yang menjauhi telur. Hal ini berkaitan dengan kandungan kolesterol, terutama di bagian kuningnya.

Anda mungkin sudah tidak asing dengan perdebatan kandungan kolesterol di dalam telur. Beberapa orang percaya, kandungan kolesterol telur puyuh lebih tinggi daripada telur ayam. Di sisi lain, ada juga yang percaya sebaliknya.Lantas, mana yang benar? Yuk, cari tahu fakta tentang perbandingan kolesterol telur puyuh dan telur ayam, seperti dilansir dari KlikDokter.

Telur Puyuh

Perbandingan Kolesterol Telur Puyuh dan Telur Ayam

Walaupun ukurannya lebih kecil, ternyata kolesterol telur puyuh lebih besar dibandingkan telur ayam. Dalam 100 gram telur puyuh terdapat sebanyak 844 miligram kolesterol. Sementara itu, dalam 100 gram telur ayam hanya terdapat 372 miligram kolesterol.

Nah, ternyata, rasio bagian kuning pada telur puyuh memang lebih besar daripada putihnya. Hal inilah yang membuat kadar kolesterol pada telur puyuh lebih besar dibandingkan telur ayam. Kendati demikian, jika dibandingkan per butir, jumlah kolesterol pada telur puyuh jauh lebih kecil, yaitu hanya 75,96 miligram. Sementara itu, 1 butir telur ayam mengandung kolesterol sebanyak 210 miligram.

Dengan kata lain, mengonsumsi 1 butir telur puyuh masih jauh lebih aman. Masalahnya, banyak orang mengonsumsi telur puyuh dalam jumlah banyak mengingat ukurannya yang kecil.

Meski nutrisi telur sangat bermanfaat bagi kesehatan, Anda sebaiknya tetap membatasi porsi saat mengonsumsinya. Ini karena kandungan kolesterol dalam telur ayam saja sudah mencapai 62% dari anjuran asupan harian.

American Heart Association (AHA) merekomendasikan 1 telur per hari sebagai bagian dari diet sehat. Ini biasanya mengacu pada telur besar, yang kira-kira berukuran 50 gram.

Dengan kata lain, bila dalam satu hari Anda sudah mengonsumsi telur, jangan lupa untuk membatasi konsumsi makanan lain yang juga tinggi kolesterol. Bagaimana dengan telur puyuh? Seperti telah diungkap, 1 butir telur puyuh mengandung 75,96 miligram kolesterol. Di sisi lain, batasan asupan kolesterol harian adalah 300 miligram. Berarti, konsumsi aman telur puyuh hanya sekitar 2 butir per hari.

Faktanya, mengonsumsi 1 butir telur ayam atau 2 butir telur puyuh tidak memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Dengan catatan, Anda adalah orang yang sehat atau tanpa penyakit jantung atau masalah kesehatan lainnya.

Selain jumlah, perhatikan juga kualitas telur. Bila memungkinkan, pilihlah telur yang diperkaya dengan omega-3. Senyawa tersebut merupakan lemak baik, yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini