Share

Benarkah Sayuran Hijau Jadi Kryptonite Penderita Asam Urat?

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 14 Juni 2022 18:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 14 612 2611474 benarkah-sayuran-hijau-jadi-kryptonite-penderita-asam-urat-WCn5dcz9Ly.jpg Ilustrasi Sayuran Hijau. (Foto: Shutterstock)

SALAH satu penyebab penyakit asam urat adalah pola makan tinggi purin. Beberapa makanan yang tinggi akan kandungan senyawa tersebut, misalnya jeroan, seafood, dan daging merah.

Selain makanan-makanan tersebut, sayuran hijau juga diyakini menjadi Kryptonite bagi para penderita asam urat. Kryptonite sendiri merupakan sering digambarkan sebagai kelemahan seseorang. Apakah medis setuju dengan anggapan tersebut? Yuk, cari tahu fakta tentang sayuran hijau dan asam urat seperti dilansir dari KlikDokter.

Orang dengan asam urat dianjurkan untuk melakukan diet rendah purin. Menurut American Academy of Family Physicians, hal tersebut bertujuan untuk mengurangi kadar asam urat, sekaligus mencegah komplikasi yang lebih serius.

Asam Urat

Purin merupakan zat yang diproduksi secara alami di dalam tubuh. Namun, zat ini sebenarnya juga dapat ditemukan di beberapa makanan, seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Lantas, bagaimana dengan sayuran hijau untuk asam urat? Apakah berbahaya, atau tidak apa-apa bila dikonsumsi secukupnya?

Pada dasarnya, sayuran, termasuk yang berwarna hijau, dan buah tergolong sebagai makanan yang rendah purin. Penelitian yang dipublikasikan di British Medical Journal (2017) bahkan mengatakan, konsumsi sayuran hijau masih masih tergolong aman untuk orang dengan asam urat.

Meski begitu, Anda harus tetap waspada. Pasalnya, terdapat beberapa jenis sayuran yang punya kandungan purin dengan kadar menengah. Beberapa sayuran ini, misalnya asparagus, bayam, dan kembang kol.

Meski mengalami penyakit asam urat, bukan berarti Anda tidak dapat menikmati sayuran hijau. Secara umum, sayuran yang cukup aman dikonsumsi oleh pengidap asam urat adalah kol merah, paprika, wortel, kale, mentimun, selada, dan kentang.

Anda pun mesti mengimbangi asupan tersebut dengan berolahraga secara rutin, minum air putih dalam jumlah memadai, dan beristirahat yang cukup.Usahakan pula untuk membatasi atau menghindari makanan yang mengandung tinggi purin, seperti jeroan, seafood, daging merah, alkohol, dan bir.

Di samping itu, Anda pun sebaiknya menghindari asupan mengandung fruktosa dan tinggi gula, seperti soft drink. Menurut penelitian yang dipublikasikan di British Medical Journal, jenis asupan tersebut dapat meningkatkan risiko serangan asam urat meski tidak mengandung purin.

Sayuran hijau tidak masalah untuk dikonsumsi oleh orang dengan asam urat. Namun, memang, ada beberapa jenis sayuran yang sebaiknya dibatasi. Selain pantangan makanan, penderita asam urat juga harus menerapkan gaya hidup sehat untuk menghindari kekambuhan penyakitnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini