Share

PTM Tetap Berlanjut di Tengah Kelonjakan Kasus Covid-19, Kak Seto: Jangan Dipaksakan

Kevi Laras, Jurnalis · Sabtu 18 Juni 2022 11:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 18 612 2613754 ptm-tetap-berlanjut-di-tengah-kelonjakan-kasus-covid-19-kak-seto-jangan-dipaksakan-eCePqgptAj.JPG Kak Seto (Foto:Okezone)

ANGKA kasus positif Covid-19 di Indonesia terus mengalami kenaikan selama beberapa hari belakangan ini. Dari data terakhir Kementerian Kesehatan RI, per Jumat 17 Juni lalu, tercatat ada tambahan 1220 kasus baru dan 6 angka kematian.

Sejauh ini, meski terjadi kenaikan angka kasus positif, kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) masih dilakukan seperti biasa, alias belum ada perubahan aturan. 

Melihat aktivitas PTM yang tetap berlangsung di tengah melonjaknya kasus Covid-19, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi mengatakan sebaiknya kegiatan PTM ini jangan terlalu dipaksakan tetap harus dilaksanakan.

"Iya yang baik untuk anak saja. kalau sekarang belum saatnya PTM ya jangan dipaksakan. Ibarat kata iklan buat anak kok coba -coba," ujar Kak Seto saat ditemui di Jakarta, baru-baru ini.

BACA JUGA:Momen Haru Zara Lukis Wajah Eril Tersenyum, Atalia Praratya: Tanda Cinta Teteh untuk Aa

BACA JUGA:6 Momen Serunya Gempi Belajar Diving Ditemani Mama Gisel

Menurut pemerhati anak satu ini,  jika merujuk berdasarkan surat edaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bahwa pembelajaran anak tidak ditekankan untuk sesuai kurikulum. Sehingga anak lebih diajarkan terkait kehidupan, yakni lima hal pendidikan dasar untuk anak.

"Ada surat edaran dari Menteri Pendidikan yang menekankan bahwa jaman pandemi jangan terlalu menekankan pada kurikulum pada temuan standar atau target kurikulum. Paling penting kurikulum kehidupan, bagaimana anak senang diminta belajar ya bisa belajar apa saja," tutur Kak Seto.

Contohnya, mengajarkan anak untuk mempunyai pondasi dasar yang baik dalam bersosialisasi sebagai manusia. Mulai dari soal etika, tata krama, hingga bagaimana menyikapi perbedaan dengan orang lain.

Pembelajaran lima pendidikan dasar ini, ditegaskan Kak Seto bisa dibangun mulai dari keluarga dan lingkungan si anak.

"Nah dalam hal pendidikan kita itu ada lima, contohnya seperti membangun etika, belajar sopan santun, menerima perbedaan dan saling menghargai. Hal itu bisa diterapkan dari keluarga dan lingkungan," tutupnya singkat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini