Share

Belajar dari Pandemi Covid-19, Negara G20 Harus Bangun Sistem Kesehatan Global

Kevi Laras, Jurnalis · Selasa 21 Juni 2022 12:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 21 481 2615315 belajar-dari-pandemi-covid-19-negara-g20-harus-bangun-sistem-kesehatan-global-8ykIbQJ5A3.jpg Ilustrasi Sistem Kesehatan Global. (Foto: Shutterstock)

PANDEMI Covid-19 memang membuat kita sadar pentingnya sistem kesehatan, bukan hanya untuk dalam negeri tapi juga antar-negara. Oleh karena itu, penting bagi setiap negara untuk memadukan sistem kesehatan mereka untuk menangkal ketika terjadi pandemi lagi di masa mendatang.

Tapi, memadukan sistem kesehatan memang tidak bisa dilakukan dengan mudah. Tentu saja banyak hal yang harus diperhitungkan, salah satunya adalah dana yang tidak sedikit.

Juru Bicara G20 Kementerian Kesehatan RI dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid mengatakan, saat ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah mendorong negara-negara anggota G20 untuk membantu membentuk sistem Kesehatan global.

"Dana saja tidak akan cukup. Ke depan, kita harus membangun mekanisme untuk meningkatkan dan memobilisasi sumber daya sehingga penanggulangan medis darurat dapat diakses oleh semua negara saat krisis terjadi,” kata dr. Nadia dikutip dari laman Kemenkes, Selasa (21/6/2022).

Dokter

Pembangunan sistem kesehatan global dilakukan mensinergikan mobilisasi sumber daya keuangan dan kesehatan esensial. Dengan mengoptimalkan platform berbagi data genomik global yang dipercaya oleh para ilmuwan di seluruh dunia.

Lebih lanjut Nadia mengatakan, perlu mengkonsolidasikan dan memastikan kemitraan multisektoral yang ada saat ini yang terjalin selama peristiwa epidemi dan pandemi, yaitu Kelompok Koordinasi Internasional (ICG) tentang Penyediaan Vaksin, Kerangka Kesiapsiagaan Pandemi Influenza (PIP), ACT-Accelerator) menjadi lebih permanen. "Kemitraan ini dapat membantu negara-negara secara efektif menangani pandemi di masa depan,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan mau memformalkan pembentukan dana persiapan pandemi. Kemudian, fokus ketiga yaitu optimalisasi pengawasan genomik dan penguatan mekanisme berbagi data terpercaya untuk memberikan insentif bagi kesehatan masyarakat global yang kuat. Dengan menggunakan platform berbagi data universal (model GISAID+).

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini