Share

Sarwendah Sering Migrain, Simak 4 Penyebab Sakit Kepala Sebelah Tersebut!

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 21 Juni 2022 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 21 481 2615642 sarwendah-sering-migrain-simak-4-penyebab-sakit-kepala-sebelah-tersebut-Lkso7MLOOS.jpg Sarwendah idap penyakit langka (Foto: inst)

SARWENDAH mengidap penyakit langka di batang otak. Bahkan gejalanya salah satunya sakit migrain alias sakit kepala sebelah, hingga ia harus menjalani operasi.

Istri Ruben Onsu tersebut mengaku sering mengalami sakit kepala sebelah. Penyakit itu sudah dideritanya sejak lama.

 Sarwendah

Dikutip dari YouTube The Onsu Family, ibu tiga anak itu pun melakukan pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI) untuk melihat permasalahan yang ada di kepalanya. Namun ternyata migrain yang dideritanya itu membuat Sarwendah harus menjalani operasi.

Hingga saat ini, belum diketahui penyakit yang diderita mantan personil Cherrybelle itu, namun Ruben Onsu mengungkapkan kalau sang istri mengidap penyakit langka.

Melansir Cleveland Clinic, Sabtu (18/6/2022), berikut penyebab munculnya migrain, apa saja?

1. Stres

Stres jadi salah satu pemicu paling umum dari sakit kepala migrain. Ketika stres, bahan kimia tertentu di otak dilepaskan untuk memerangi situasi. Pelepasan bahan kimia ini dapat menyebabkan migrain.

Emosi lain seperti kecemasan, kekhawatiran, dan kegembiraan juga dapat meningkatkan ketegangan otot dan melebarkan pembuluh darah. Hal itu bisa membuat migrain seseorang menjadi lebih parah.

 BACA JUGA: Sarwendah Idap Penyakit Langka di Batang Otak, Simak Beda Sakit Kepala Biasa dengan Gejala Stroke

2. Perubahan hormon pada wanita

Kadar hormon yang cenderung fluktuatif pada wanita, terlebih estrogen ternyata memiliki keterkaitan erat dengan migrain. Beberapa wanita mengaku terserang migrain ketika kadar hormon estrogen mengalami penurunan, seperti sebelum atau saat haid, hamil, atau menopause. Perubahan hormon juga bisa disebabkan oleh pil KB dan terapi penggantian hormon. Migrain umumnya akan semakin parah di antara pubertas dan menopause, karena fluktuasi estrogen ini umumnya tidak terjadi pada gadis muda dan wanita pasca menopause.

3. Melewatkan makan

Melewatkan makan merupakan kebiasaan yang tidak baik. Sebab ini bisa memicu sakit kepala migrain menjadi lebih parah. Umumnya, melewatkan sarapan bisa menjadi pemicu migrain pada pagi menjelang siang hari, sedangkan terlambat makan pada siang hari bisa memicu serangan pada sore hari. Namun, jika pengidapnya melewatkan makan pada malam hari, migrain bisa muncul saat bangun pagi keesokan harinya.

4. Terlalu lama menatap layar komputer atau ponsel

Bekerja di depan komputer terlalu lama atau sering bermain ponsel bisa menjadi penyebab migrain. Ini diduga karena paparan cahaya atau lampu kedap-kedip dari layar ponsel dan komputer. Selain itu, postur tubuh yang salah saat bekerja di depan komputer atau menggunakan ponsel juga bisa menjadi penyebabnya.

Sebagai tambahan informasi, selain berbagai hal di atas serangan migrain juga bisa dipicu oleh perubahan kondisi cuaca, kelelahan akibat bekerja terlalu keras, diet, kurang minum air putih, perubahan pola tidur, suara keras, paparan asap, parfum atau bau lainnya, hingga obat-obatan yang menyebabkan pembuluh darah membengkak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini