Share

Kabar Baik, Sejak April 2022 Tak Ada Dokter Meninggal Akibat Covid-19

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 22 Juni 2022 12:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 22 481 2615954 kabar-baik-sejak-april-2022-tak-ada-dokter-meninggal-akibat-covid-19-7vbldWqFmT.jpg Dokter berjuang di tengah pandemi (Foto: Freepik)

PENGURUS Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengeluarkan data terbaru soal berapa jumlah dokter yang meninggal dunia akibat Covid-19.

Alhamdulillah, setelah Maret 2022 hingga sekarang tercatat tidak ada dokter yang meninggal akibat Covid-19.

 PB IDI

"Setelah Maret 2022, belum ada tercatat dokter meninggal akibat Covid-19," terang Dokter Eka Mulyana, SpOT(K), dari Bidang Advokasi Tim Mitigasi IDI, menyampaikan langsung ke rekan media di Kantor PB IDI, Jakarta Pusat, Selasa (21/6/2022).

Dokter Eka melanjutkan, meski tak ada dokter yang meninggal akibat Covid-19 sejak Maret 2022, diimbau kepada rekan sejawat dokter dan dokter spesialis untuk tetap patuh menjalankan protokol kesehatan dan mengenakan APD lengkap saat menangani pasien Covid-19.

 BACA JUGA:Kasus Covid-19 Lebih dari 1.000 Per Hari, Ini Respons Satgas

Menurut catatan PB IDI, sejak kasus Covid-19 terkonfirmasi di Indonesia hingga Maret 2022, ada 752 dokter umum dan dokter spesialis yang meninggal dunia akibat Covid-19. Data tersebut tersebar dari 29 provinsi di Indonesia.

"Sepanjang pandemi, Tim Mitigasi IDI mencatat sebanyak 252 dokter meninggal pada 2020, 495 dokter pada 2021, dan 5 dokter sepanjang Januari hingga Maret 2022," tambah dr Eka.

Dalam kesempatan itu, dr Eka juga meminta kepada tenaga kesehatan medis baik itu dokter umum maupun dokter spesialis untuk tetap waspada pada kasus Covid-19 dan penyakit menular lainnya. Terkhusus pada Covid-19 karena kasusnya saat ini tengah melonjak lagi.

"Tim Mitigasi IDI mengimbau apabila ada rekan sejawat dokter dan dokter spesialis menemukan gejala sesuai dengan kriteria Covid-19 ataupun penyakit menular lainnya yang sedang menjadi sorotan, agar segera dilaporkan ke Dinas Kesehatan setempat," ujar dr Eka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini