Share

5 Efek Buruk Sering Begadang, Salah Satunya Pusing

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 22 Juni 2022 21:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 22 481 2616038 5-efek-buruk-sering-begadang-salah-satunya-pusing-A4xU80Faio.jpg Efek buruk sering begadang (Foto: Telegraph)

BANYAK orang yang sering begadang di malam hari. Entah karena bekerja atau memang karen susah tidur.

Menurut penelitian dari University of Liege dan University of Surrey, studi menganalisis apa yang terjadi di dalam otak manusia ketika begadang.

Para peneliti merekrut 17 relawan pria dan 16 relawan perempuan berusia sekitar 21 tahun. Para relawan dilarang tidur selama 42 jam lamanya.

Setelah menjalani tantangan tidak tidur 48 jam, relawan dipersilahkan tidur senyaman mungkin. Setelah pulih, relawan diminta untuk fMRI kembali sebanyak 13 kali. Hasilnya memang begadang tak baik bagi kesehatan.

Lantas apa bahaya begadang bagi kesehatan?

pusing

1. Pusing

Hasil penelitian adalah begadang memang berbahaya untuk kesehatan tubuh. Efek yang paling nyata adalah pusing saat siang hari jika sebelumnya begadang.

2. Cemas berlebihan

Selain itu, jika malamnya begadang, relawan mengalami cemas berlebih saat bangun tidurnya. Kurang tidur juga menyebabkan otak merespons lebih lambat dari biasanya, terutama di pagi hari.

3. Serangan mental

Nah, setelah jam tidurnya diperbaiki kondisi kesehatan tubuh kembali normal lagi. Ini semakin menegaskan bahwa begadang benar-benar memberi dampak buruk bagi kesehatan tubuh dan mental.

4. Stroke

Bahkan, Dokter Tirta menerangkan bahwa begadang bisa menyebabkan stroke. Hal ini disampaikan dr Tirta di akun media sosialnya.

Menurut dr Tirta, stroke bisa terjadi ketika kurang tidur akibat kantuk yang tidak dituntaskan dengan tidur. "Jika terus-menerus begadang, otak akan mengalami kematian jaringan," katanya di video Youtube Dokter Tirta.

Ketika sel otak mengalami kematian jaringan, tambah dr Tirta, yang akan terjadi adalah stroke. Makanya, itu kenapa begadang yang dilakukan secara terus menerus bisa menyebabkan stroke.

5. Menghambat proses penyembuhan sakit

Tidur nyenyak sangat penting bagi proses penyembuhan tubuh saat sakit. Apalagi tidur merupakan bagian dari proses penyembuhan alami tubuh. Sebaliknya, begadang atau tidak tidur sepanjang malam dapat menghambat proses penyembuhan sakit.

Saat tidur nyenyak, sistem kekebalan tubuh membantu menghadapi serangan penyakit atau infeksi. Makanya jika sering tidur nyenyak maka badan lebih sehat.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini