Share

Angka Covid-19 Kembali Naik, IDI Singgung Wajib PCR untuk Perjalanan

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 22 Juni 2022 14:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 22 481 2616061 angka-covid-19-kembali-naik-idi-singgung-wajib-pcr-untuk-perjalanan-TTXq4BArPs.jpg Swab Test PCR. (Foto: Okezone)

ANGKA positif Covid-19 di Indonesia kemarin bertambah 1.678 kasus. Angka ini naik dibandingkan sehari sebelumnya, sebanyak 1.180. Hingga 21 Juni kemarin, akumulasi positif Covid-19 saat ini sebanyak 6.070.933 kasus.

Jumlah tersebut adalah hasil tracing melalui pemeriksaan sebanyak 91.100 spesimen yang dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).

Kenaikan ini pun membuat Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) meminta agar pemerintah kembali mewajibkan tes Covid-19 PCR sebagai persyaratan perjalanan seiring dengan kian meningkatnya kasus Covid-19.

"Aturan PCR negatif untuk pelaku perjalanan kembali diberlakukan, mengingat harga tes semakin murah," kata Erlina Burhan seperti dilansir dari Antara.

Tak hanya itu, pihak IDI juga meminta agar Kementerian Kesehatan RI meninjau kembali aturan wajib mengenakan masker di luar ruangan. Dia pun mendorong pemerintah masif melakukan edukasi terkait pencegahan pandemi Covid-19.

"Kalau sebelumnya pemerintah memberikan pelonggaran untuk melepas masker seperti di ruangan terbuka, maka PB IDI sekarang menganjurkan itu diubah. Jadi kembali ajak masyarakat memakai masker karena kasus naik," jelas Erlina.

"Awal Februari (kasus harian Covid-19) kita sudah 200-an. Sekarang semakin tinggi bahkan di atas 1.000 per hari," sambungnya.

Kemudian, IDI juga meminta pemerintah kembali mengaktifkan dan memperbanyak penelusuran kontak erat alias tracing. IDI pun mengimbau para pemangku kebijakan seperti Kepala Daerah untuk melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan cakupan booster.

"Kami PB IDI mengimbau pada pemangku kebijakan seperti kepala daerah untuk meningkatkan cakupan vaksinasi pusat karena masih rendah 23 persen," ujar Erlina.

Terakhir, dokter spesialis paru RSPI Sulianti Saroso mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Sebab, hal ini bukan hanya penting untuk pencegahan Covid-19 tetapi juga penyakit menular lainnya.

"Perilaku hidup bersih dan sehat itu tidak hanya penting untuk mencegah Covid-19. Tetapi juga penyakit menular lainnya seperti tuberkulosis dan influenza," paparnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini