Share

Vitiligo Bukan Hanya Masalah Estetika Semata, Benarkah Risiko Tinggi Kanker Kulit?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 22 Juni 2022 15:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 22 481 2616111 vitiligo-bukan-hanya-masalah-estetika-semata-benarkah-risiko-tinggi-kanker-kulit-DGuXSlVDJa.jpeg Vitiligo bukan hanya masalah estetika semata (Foto: The Conversation)

VITILIGO adalah penyakit yang menyebabkan warna kulit memudar. Penyakit ini tidak ditemukan pada bayi yang baru lahir dan perlu ditekankan bahwa vitiligo bisa disembuhkan.

Bicara soal vitiligo, banyak yang beranggapan bahwa itu hanya masalah estetika semata. Benarkah demikian? Apakah vitiligo tidak menyebabkan komplikasi serius seperti kanker kulit misalnya?

Diterangkan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dr Reiva Farah Dwiyana, SpKK(K), vitiligo memang secara sederhana bisa dikatakan masalah estetika saja. Tapi, vitiligo juga punya hubungan dengan masalah sistemik.

Vitiligo

Ya, vitiligo biasanya diidap oleh mereka yang punya autoimun. Vitiligo terjadi karena melanosit yang ada di kulit dirusak oleh imun tubuh sendiri.

Sayangnya, melanosit tak hanya ada di kulit, tetapi bisa ditemukan juga di rambut, mata, telinga, dan sistem saraf pusat.

"Itu kenapa, pada kasus yang jarang terjadi, penderita vitiligo juga mengalami yang namanya sindrom Vogt-Koyanagi-Harada (VKH)," kata dr Reiva di Webinar 'I'm Alive with Selflove' yang diinisiasi Regenesis, Rabu (22/6/2022).

BACA JUGA : Penderita Vitiligo Rentan Alami Psikososial, Dokter: Butuh Dukungan

BACA JUGA : Ajak Pasien Vitiligo Tingkatkan Kualitas Hidup, Dokter: Bisa Disembuhkan

Karena vitiligo berkaitan erat dengan autoimun penderita, maka penanganannya pun harus komprehensif. Artinya, bukan hanya vitiligonya yang diatasi, tapi pasien juga akan menjalani serangakaian pengobatan autoimunnya.

"Selama autoimun pasien vitiligo tidak tertangani dengan baik, ya, vitiligonya tidak akan pernah tuntas. Akan selalu muncul lagi dan lagi kalau hanya berfokus pada penanganan vitiligo," tambah dr Reiva.

Nah, bicara soal komplikasi dari vitiligo, diterangkan dr Reiva, sejauh ini komplikasi yang paling nyata dari vitiligo adalah masalah kejiwaan. Ya, banyak pasien vitiligo yang bermasalah dengan mentalnya.

"Bahkan, tak sedikit dari mereka yang punya pikiran mau bunuh diri karena merasa tidak sempurna akibat vitiligonya," terangnya.

Kalau terkait dengan kanker kulit, dr Reiva menegaskan bahwa karena melanosit pasien vitiligo ini tidak ada, artinya mereka malah berisiko kecil sekali mengalami kanker kulit.

"Jadi, semacam 'blessing in disguise', penderita vitiligo itu kecil kemungkinannya mengalami kanker kulit," tambah dr Reiva.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini