Share

CEO Moderna Sebut Vaksin Covid-19 Khusus Omicron Siap Edar Agustus 2022

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 22 Juni 2022 15:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 22 481 2616129 ceo-moderna-sebut-vaksin-covid-19-khusus-omicron-siap-edar-agustus-2022-gfG4kd7j9t.JPG Vaksin Moderna (Foto: Reuters/Kamil Krzaczynski)

SALAH satu perusahaan produsen vaksin Covid-19, Moderna akhirnya merilis kabar terbaru terkait pengembangan vaksin Covid-19 yang ditargetkan untuk varian khusus.

Sebagaimana dilapor Reuters, hari ini, Moderna menyebutkan bahwa vaksin vaksin Covid-19 yang ditargetkan untuk varian khusus yang mereka produksi akan siap diedarkan dan dikirim pada Agustus mendatang.

Chief Executive Moderna, Stephane Bancel menyebut satu-satunya hambatan saat ini untuk memasok vaksin Covid-19 varian khusus ini adalah masalah regulasi. Ia berharap, sekira akhir Agustus vaksin buatan Moderna ini sudah bisa disahkan.

โ€œTarget kami paling cepat Agustus, mengingat kami akan mengajukan semua data pada akhir Juni. Mudah-mudahan dalam jangka waktu Agustus, vaksin itu disahkan," ujar Stephane.

BACA JUGA:Seberapa Efektif Vaksin Covid-19 Atasi Varian BA.4 dan BA.5?

BACA JUGA:CDC Setujui Vaksin Covid-19 untuk Anak Usia 6 Bulan Hingga 5 Tahun

Begitu sudah disahkan pada Agustus mendatang, Stephane menyebut Moderna akan segera memulai pengiriman.

"Kami bisa memulai pengiriman sekitar Agustus, beberapa negara mungkin dimulai pada September, tetapi itu benar-benar akan menjadi keputusan peraturan. Sebab apa yang menjadi hambatan sekarang adalah peraturan. Kalau dari sudut pandang manufaktur, kami hanya membuat vaksin,โ€ pungkasnya.

Pengembangan akan vaksin booster yang dirancang khusus untuk menargetkan Omicron, sudah dilakoni Moderna sejak Januari 2022 dengan memulai tahapan uji klinis. Tetapi hasil awal dari penelitian pada monyet, menunjukkan suntikan vaksin khusus Omicron kemungkinan tidak menawarkan perlindungan yang lebih kuat daripada dosis baru dari vaksin yang sudah ada.

Vaksin Moderna ini sendiri dikembangkan dengan menggunakan teknologi mRNA untuk memicu respons kekebalan, mirip dengan vaksin yang dikembangkan oleh produsen lainnya, Pfizer/BioNTech.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini