Share

Kabar Baik, Pengobatan Vitiligo Ditanggung BPJS Kesehatan!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 22 Juni 2022 16:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 22 481 2616181 kabar-baik-pengobatan-vitiligo-ditanggung-bpjs-kesehatan-dCgJ45mz5D.JPG Vitiligo (Foto: Freepik)

VITILIGO adalah penyakit yang menyebabkan warna kulit memudar. Penyakit vitiligo ini sendiri bisa disembuhkan. Orang dengan vitiligo memerlukan terapi yang komprehensif untuk bisa sembuh.

Jika mengidap vitiligo karena autoimun, maka penanganan autoimun pun harus terus berjalan selagi terapi vitiligonya dilakukan. Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dr Reiva Farah Dwiyana, SpKK(K), menegaskan bahwa sejatinya vitiligo bisa disembuhkan.

Proses penyembuhan ini, harus diiringi dengan pasien yang juga harus mengimbangi pola hidup yang sehat terutama tidak boleh stres.

"Vitiligo bisa disembuhkan. Tapi, jika dia punya autoimun, maka autoimunnya juga harus diobati dan kami juga selalu meminta kepada pasien vitiligo untuk tidak stres karena itu bisa memperparah vitiligonya," terang dr Reiva dalam acara webinar, 'I'm Alive with Selflove' yang diinisiasi Regenesis, Rabu (22/6/2022).

BACA JUGA:Vitiligo Bukan Hanya Masalah Estetika Semata, Benarkah Risiko Tinggi Kanker Kulit?

BACA JUGA:Penderita Vitiligo Bolehkah Divaksin Covid-19?

Nah, kabar baiknya untuk soal penanganan vitiligo, Kepala Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran DR.dr. Reti Hindritiani, SpKK(K), mengungkapkan bahwa saat ini pengobatan vitiligo sudah ditanggung BPJS Kesehatan.

"Sekalipun vitiligo adalah masalah estetik, tapi vitiligo penggolongannya masuk ke dalam non-estetik di BPJS Kesehatan. Jadi, vitiligo ditanggung BPJS Kesehatan pengobatannya," terang dr Reti.

Pengobatan vitiligo yang ditanggung BPJS Kesehatan tidak hanya obat luar dan obat minum, bahkan phototherapy yang memang jadi bagian penanganan vitiligo.

"Jadi, ketika pasien vitiligo berobat dan dia terdaftar keanggotaan BPJS-nya, ya, obat-obatannya ditanggung BPJS Kesehatan. Kemudian, untuk phototherapy juga ditanggung BPJS," terang dr Reti.

Meski memang, phototherapy sendiri hingga sekarang masih belum tersebar di banyak rumah sakit.

"Terapi ini sangat terbatas, karena memang alatnya tidak semua provinsi punya," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini