Share

Amankah Berolahraga saat Tekanan Darah Rendah Kumat?

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 22 Juni 2022 16:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 22 481 2616244 amankah-berolahraga-saat-tekanan-darah-rendah-kumat-GIYMbWA4Hn.jpg Ilustrasi Tekanan Darah Rendah. (Foto: Shutterstock)

MEMILIKI tekanan darah rendah memang membuat penderitanya kesulitan untuk beraktivitas. Ketika mengalami darah rendah seseorang cenderung mengalami gejala berupa kepala terasa ringan dan pusing.

Anda dikatakan mengalami kondisi darah rendah atau hipotensi, ketika tekanan darah menunjukkan nilai di bawah 90/60 mm Hg. Gejala yang muncul, di antaranya adalah pusing, mual, kelelahan, atau linglung.

Tapi bolehkah orang berolahraga saat tekanan darah rendah? Melansir Healthline, olahraga dapat bermanfaat bagi orang dengan kondisi darah rendah, karena aktivitas tersebut mampu meningkatkan tekanan darah.

Tekanan Darah

Dokter M. Iqbal Ramadhan pun mengungkapkan bahwa melakukan aktivitas fisik, seperti olahraga, boleh saja dilakukan oleh orang dengan kondisi darah rendah. Namun, ia juga menekankan bahwa sebelum berolahraga, penting untuk mengetahui penyebab tekanan darah rendah.

โ€œPerlu diketahui terlebih dahulu mengapa seseorang mengalami darah rendah. Bisa saja berkaitan dengan penyakit-penyakit tertentu. Harus dikonfirmasi apakah penyakit penyertanya ini berbahaya atau tidak,โ€ jelasnya seperti dilansir dari KlikDokter.

Ada beberapa kondisi kesehatan yang menyebabkan tekanan darah rendah. MedlinePlus menyebutkan, di antaranya adalah dehidrasi, gagal jantung, kerusakan saraf akibat diabetes, dan perubahan irama jantung.

Konsumsi alkohol dan obat-obatan tertentu seperti diuretik, obat penghilang rasa sakit dan antidepresan, serta obat anti kecemasan, juga dapat menjadi faktor pemicu darah rendah.

Karena itu, jenis olahraga yang akan dilakukan pun perlu disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi tubuh penderita darah rendah. Hal ini bisa dikonsultasikan lebih lanjut kepada dokter.

Umumnya, penderita darah rendah tidak disarankan melakukan olahraga yang melibatkan perubahan postur tubuh secara cepat atau tiba-tiba. Jenis olahraga tersebut akan semakin memicu munculnya gejala, seperti pusing, penglihatan kabur, dan mual.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini