Share

Kurang Tidur Hingga Multitasking, Kebiasaan yang Bisa Bikin Jadi Pelupa

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 23 Juni 2022 07:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 22 481 2616298 kurang-tidur-hingga-multitasking-kebiasaan-yang-bisa-bikin-jadi-pelupa-KCJuZjXOMc.JPG Ilustrasi (Foto: Freepik)

MUDAH lupa bisa sangat menganggu dan memengaruhi kita dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Sayangnya, banyak orang awam yang tidak sadar kalau beberapa kebiasaan ternyata bisa memicu otak menjadi lebih gampang lupa.

Apa saja kebiasaan yang bisa membuat kita jadi pelupa tersebut? Melansir Huffingfton Post, Kamis (23/6/2022) mari simak paparan lima kebiasaan sehari-hari yang memicu otak jadi mudah lupa berikut di bawah ini.

1. Kurang tidur: Kurang tidur dapat memengaruhi kemampuan untuk mempelajari hal-hal baru hingga 40 persen. Selain itu juga bisa memengaruhi bagian hipokampus otak, yang bertanggung jawab untuk membuat ingatan baru. Jika kita melewatkan waktu tidur, kita bisa cenderung kurang konsentrasi, fokus, dan energik. “Jika kita kurang konsentrasi, maka tak heran kita kurang bisa menyimpan informasi dengan baik. Oleh karena itu, orang yang kurang tidur lebih cenderung menjadi pelupa karena bagian perhatian otaknya, terutama di korteks prefrontal, tidak akan tajam,” kata psikolog Michele Goldman.

2. Multitasking: Wah siapa sangka, aktivitas yang dilakukan banyak orang ini ternyata malah bisa bikin kita jad pelupa loh! Julia Kogan, psikolog kesehatan, menyebutkan mengerjakan berbagai tugas pada saat yang sama sebenarnya dapat menyebabkan berkurangnya produktivitas dan justru jadi lebih pelupa. Dia merekomendasikan untuk coba fokus pada satu hal pada satu waktu. “Kerjakan tugas tertentu tanpa interupsi atau tugas lain selama 45 menit lalu diikuti dengan istirahat 5 hingga 10 menit,” kata Julia.

3. Tidak olahraga atau menggerakan tubuh: Olahraga penting untuk kesehatan bukan hanya secara fisik, tapi juga termasuk untuk memori. Olahraga meningkatkan aliran darah ke otak dan membantu melindungi sel-sel otak.

4. Konsumsi obat tertentu: Kebiasaan ini juga disebutkan bisa memengaruhi memori seseorang. Sanam Hafeez, neuropsikolog mengatakan obat-obatan seperti antidepresan, obat alergi, penstabil tekanan darah, dan banyak lagi dapat memengaruhi memori karena sifat sedatifnya. Obat lain yang dapat membuat Anda lebih pelupa termasuk benzodiazepin, obat penurun kolesterol, agen antiepilepsi, obat penghilang rasa sakit narkotika, obat antihipertensi, obat inkontinensia, antihistamin dan banyak lagi.

5. Merokok: Bukan hanya bahaya bagi organ jantung dan paru-paru, merokok juga merusak sel-sel otak dan menghentikan pembentukan sel-sel baru di hipokampus, yang menyebabkan pelupa. Satu penelitian di Journal of Neuroscience yang menunjukkan bahwa paparan kronis terhadap nikotin dapat merusak mekanisme otak yang berkaitan dengan pembelajaran dan memori. Merokok bisa mengganggu fungsi paru-paru dan jantung, yang memperlambat transportasi oksigen ke otak. Kurangnya asupan oksigen ke otak inilah yang menyebabkan kehilangan memori.

BACA JUGA:Waduh, Stres Bisa Memicu Pusat Ketakutan di Otak

BACA JUGA: Sarwendah Idap Penyakit Langka di Batang Otak, Simak Beda Sakit Kepala Biasa dengan Gejala Stroke

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini