Share

Di Balik Manfaat Pijat Bayi yang Tak Sekadar bikin Dia Happy, Moms Wajib Tahu Nih!

Novie Fauziah, Jurnalis · Kamis 23 Juni 2022 10:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 23 481 2616580 di-balik-manfaat-pijat-bayi-yang-tak-sekadar-bikin-dia-happy-moms-wajib-tahu-nih-QVmuR2C83h.jpg Pijat bayi tak sekadar bikin si kecil happy (Foto: Baby Gooroo)

MEMBANGUN interaksi antara bayi dengan keluarga, terutama orangtua merupakan hal yang penting untuk dilakukan, bahkan sejak bayi masih di dalam kandungan. Misalnya memberikan pijatan, ini sangat berpengaruh terhadap buah hati.

"Hal ini merupakan salah satu faktor penting untuk perkembangan bayi yang sehat dan bahagia," kata Plt. Asisten Deputi Pemenuhan Hak Anak atas Kesehatan dan Pendidikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Endah Sri Rejeki dalam keterangan resminya.

Pijat Bayi

(Pijat bayi, Foto: Shutterstock)

Endah menyebut dalam suatu penelitian menunjukkan, bahwa sentuhan dan pijatan rutin pada bayi merupakan salah satu faktor penting dalam pertumbuhan, komunikasi, serta proses belajar si kecil.

Selain itu, memberikan pijat bayi memiliki banyak manfaat, salah satunya meningkatkan motorik dan sensorik. Serta dapat dapat meningkatkan frekuensi menyusui pada bayi; membantu bayi untuk tidur lelap dan lebih lama; membuat ikatan atau bonding dengan orang tua; melancarkan sistem pencernaan; mencegah bayi mengalami tantrum; dan masih banyak lagi manfaat lainnya untuk lagi untuk bayi dan orangtuanya.

BACA JUGA : Ini Cara Mudah Ayah Tingkatkan Kedekatan Emosional dengan Bayi

Menurut Endah, pemberian pijatan pada bayi merupakan salah satu bentuk pengasuhan untuk memenuhi hak anak. Terlebih bagi negara sumber daya yang paling berharga bukanlah hasil tambang, minyak, atau gas bumi, tapi sumber daya manusianya.

"Oleh karena itu, investasi terbesar kita sebenarnya ada pada 84,4 juta anak Indonesia yang mencakup 31,6 persen dari keseluruhan penduduk Indonesia. Jika saat ini hak-hak mereka terpenuhi, maka akan menghasilkan sumber daya manusia berkualitas di masa depan," tuturnya.

BACA JUGA : Panduan Pijat Bayi Sesuai Usia

Sementara itu, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo mengatakan, pemberian pijatan kepada bayi dapat menjadi salah satu upaya untuk menurunkan angka stunting.

"Stimulasi dalam hal ini pijat bayi bisa meningkatkan frekuensi menyusui, sehingga meningkatkan berat badan bayi karena ketika 3 bulan berturut-turut berat badan bayi tidak naik, maka panjang badannya terancam tidak naik juga," katanya.

Hal ini, kata dia, mencerminkan pertumbuhan dan perkembangannya terganggu. Sehingga stunting itu terjadi. Ia pun berharap bahwa pijat bayi bisa mengurangi kejadian stunting di masyarakat.

Hasto menjelaskan, saat ini angka stunting di Indonesia masih mencapai 24,4 persen dan pada 2024 ditargetkan turun menjadi 14 persen.

"Mengejar agar bayi tidak stunting hanya bisa dilakukan sampai 1000 hari kehidupan pertama, dengan kata lain hanya sampai mendekati usia 24 bulan. Oleh karena itu, penting untuk bisa diberikan stimulasi," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini