Share

Soal Booster Covid-19 Kedua, Dokter Reisa Minta Bersabar: Masih Menunggu Penelitian

Kevi Laras, Jurnalis · Kamis 23 Juni 2022 10:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 23 481 2616603 soal-booster-covid-19-kedua-dokter-reisa-minta-bersabar-masih-menunggu-penelitian-XFwYmAIV69.jpg Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

VAKSIN Covid-19 memang menjadi salah satu cara yang sudah terbukti ampuh mencegah keparahan yang ditimbulkan ketika seseorang terpapar Covid-19. Dengan pemberian vaksin, maka tubuh akan membentuk sistem imun atau kekebalan untuk melawan penyakit tersebut.

Sayangnya, seiring berjalannya waktu maka antibodi yang dihasilkan vaksin Covid-19 itu juga mengalami penurunan. Karenannya, dibutuhkan booster tambahan demi menangkal virus Covid-19, apalagi dengan mutasi-mutasi yang terjadi belakangan.

Lantas, yang menjadi pertanyaan apakah nantinya dibutuhkan booster kedua, mengingat antibodi yang dihasilkan dari booster pertama juga mengalami penurunan? Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr Reisa Broto Asmoro mengatakan, booster kedua masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

"Kita masih menunggu berdasarkan penelitian setelah imunitas dosis ketiga, akankah lebih panjang lagi bertahannya? Ya bisa saja," ujar dr Reisa dalam Siaran Sehat dikutip Kamis (23/6/2022)

Reisa menjelaskan bahwa imunitas di dalam tubuh bisa menurun bahkan menghilang, 6 bulan setelah divaksinasi Covid-19. Sehingga membutuhkan dosis ketiga (booster) untuk meningkatkan kembali imunitas.

Dia pun meminta agar masyarakat segera melakukan booster. Sebab terbukti bisa mengurangi dampak buruk bila terinfeksi Covid-19, seperti perawatan di Rumah Sakit hingga kematian.

"Jadi memang ada tata caranya, mekanisme timbul antibody dalam tubuh itu ada waktunya. Sejauh ini kita ketahui selama 6 bulan dari dosis lengkap vaksin maka imunitas kita akan turun perlahan bisa saja suatu saat akan hilang," jelasnya

Sejauh ini, dia menyampaikan masih ada 29 Provinsi masih di bawah angka 30% dalam capaian vaksinasi booster di Indonesia. Baru hanya ada satu Provinsi yaitu Bali telah mencapai 60% lebih.

Sementara untuk capaian vaksinasi dosis ketiga ini, yang sudah menyentuh 30 sampai 50% hanya ada empat Provinsi yakni DKI Jakarta 49.54%, Jawa Barat 34.71% dan Kepulauan Riau 43.84% serta Yogyakarta 34.52%.

Di luar dari keempat Provinsi tersebut selebihnya, masih di bawah 30%, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, dan sebagainya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini