Share

Efek Samping Vaksin Covid-19 untuk Anak Bisa Diatasi dengan Paracetamol

Kevi Laras, Jurnalis · Kamis 23 Juni 2022 11:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 23 481 2616681 efek-samping-vaksin-covid-19-untuk-anak-bisa-diatasi-dengan-paracetamol-5T9zFt9hPJ.jpg Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Foto: Freepik)

PEMERINTAH Amerika Serikat (AS) akhirnya mengizinkan vaksin Covid-19 untuk anak-anak berusia 6 bulan sampai 5 tahun. Penggunaan vaksin ini pun sudah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA).

Adapun vaksin yang digunakan adalah Pfizer dan Moderna untuk anak-anak berusia 6 bulan hingga 5 tahun. Kemudian rejimen tiga suntikan Pfizer-BioNTech untuk anak-anak berusia 6 bulan hingga 4 tahun akhir pekan lalu.

Dr Celine Gounder, spesialis penyakit menular dan editor umum untuk Kesehatan Masyarakat di Kaiser Health News, mengatakan agar orangtua perlu mempertimbangkan pertukaran antara jumlah suntikan dan risiko efek samping. Menurutnya vaksin Moderna menggunakan dosis lebih besar dan kemungkinan menyebabkan demam lebih tinggi daripada vaksin Pfizer.

Vaksin Covid-19

"Ini bukan efek samping yang berbahaya, dan dapat ditangani dengan obat-obatan seperti asetaminofen (paracetamol)," kata Gounder, mantan anggota tim transisi Covid Presiden Joe Biden, dilansir CNA Kamis (23/6/2022)

"Bahkan jika itu adalah tiga dosis vaksin, itu (obat-obatan) akan meminimalkan risiko demam'," tambahnya.

Sementara satu orangtua di AS, Chinmay Hegde, ayah dari seorang putri berusia 14 bulan, mengatakan lega anaknya bisa mendapatkan vaksin. "Saya merasa kami baru saja dapat melakukan perjalanan dan melakukan perjalanan kami tanpa merasa stres," ucapnya.

Kendati demikian, AS memulai vaksinasi dengan suntikan Pfizer minggu ini, dapat menerima dosis ketiga pada minggu tanggal 12 September atau lebih baru. Mereka yang menerima suntikan Moderna pertama minggu ini dapat menyelesaikan inokulasi mereka secepat 19 Juli.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof, Dr. Zubairi Djoerban, SpPD KHOM menyebut, vaksin tersebut memang sudah terbukti aman bagi anak-anak. Menurutnya, ada sekira 5.400 anak dilaporkan tidak mendapatkan efek samping yang berat.

Berikut efek sampingnya

- Nyeri

- Kemerahan

- Tempat suntik bengkak

- Demam

- Pembesaran kelenjar ketiak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini