Share

Kenapa Laki-Laki Lebih Sulit Melupakan Mantan? Ternyata Begini Alasannya

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 25 Juni 2022 19:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 25 612 2618221 kenapa-laki-laki-lebih-sulit-melupakan-mantan-ternyata-begini-alasannya-OYmDda7g57.jpeg Ilustrasi Putus dari Pacar. (Foto: Shutterstock)

KETIKA sebuah hubungan asmara berakhir biasanya mereka yang terlibat di dalamnya akan mengalami patah hati. Efek patah hati pun berbeda antara laki-laki dengan perempuan.

Meskipun awalnya terlihat santai, tapi pada kenyataannya pria susah sekali move on dari mantan. Bahkan, ketika pria itu sudah memiliki kekasih baru, bayang-bayang si mantan masih suka ada di pikiran. 

Inilah yang tergambar dalam Lagu Glimpse of Us yang dipopulerkan Joji saat ini. Banyak netizen menggunakan lagu tersebut untuk mengutarakan kesedihan mereka terkait urusan cinta.

Patah hati

Dilihat dari kacamata psikologi, kenapa sih pria masih memikirkan mantannya sekalipun sudah punya pasangan baru? 

Psikolog Roslina Verauli menerangkan secara detail masalah ini. Lewat unggahan Instagram terbaru, Vera, sapaan akrabnya, mengutip dari satu penelitian yang dilakukan Ursula Athenstaedt dan rekan-rekannya, dijelaskan bahwa laki-laki cenderung berpikiran positif tentang mantan, bahkan ada harapan bersama lagi.  

"Mantan dianggap 'potensial' dijadikan pasangan," tulis Vera di unggahan yang sudah ditonton 14 ribuan kali tersebut, dikutip MNC Portal, Sabtu (25/6/2022). 

Diterangkan Vera bahwa laki-laki butuh waktu lebih lama untuk 'recovery' dari patah hati. Itu sebabnya, saran Vera kepada teman-teman perempuan, agar tidak buru-buru jadian dengan laki-laki yang baru patah hati. 

Vera melanjutkan, ada satu teknik yang kerap dipakai laki-laki setelah putus cinta. Adalah 'lose yourself' yang mana itu contohnya adalah mencari pelarian alias jadian dengan pasangan baru. 

"Laki-laki cenderung soliter dan kompetitif di antara sesama mereka. Jadi, secara emosional lebih 'depend' ke pasangan. Lebih sukar lagi kalau circle pertemanan si laku-laki itu ada mantannya," terang Vera. 

"Jadi, bila si dia masih belum 'move-on', beri ruang dan waktu. Pikir ulang, Anda bukan psikolog dan 'doormats'!" tambahnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini