Share

Anak 3 Tahun Sudah Wajib Sekolah? Cek Dulu Kata Psikolog

Syifa Fauziah, Jurnalis · Senin 27 Juni 2022 16:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 27 612 2619098 anak-3-tahun-sudah-wajib-sekolah-cek-dulu-kata-psikolog-PVPSKPcFUp.JPG Ilustrasi (Foto: Freepik)

ORANG tua mana yang tak ingin memiliki anak yang pintar dan cerdas? Maka tidak heran, saat ini memang banyak orang tua yang sudah mulai menyekolahkan sang anak sejak dini, bahkan saat usia anak baru menginjak tiga tahun.

Namun apakah langkah memasukkan anak ke sekolah sedini mungkin ini, jadi langkah tepat untuk mendukung tumbuh kembang anak? Psikolog Febria Indra Hastati, M.Psi mengatakan anak umur tiga tahun itu sebenarnya bukan diutamakan sekolah tapi lebih ke taman bermain atau play group.

“Kenapa taman bermain? Karena tujuannya membuat anak nyaman dulu untuk interaksi bertemu orang di luar lingkungan keluarga. Berani dulu ketemu teman-teman, belajar sabar menunggu main, belajar balikan mainan, dan lain sebagainya,” kata Febria yang ditemui dalam acara Community Week Festival baru-baru ini.

Berbeda konsep dengan sekolah formal biasa, yang mengutamakan kurikulum pelajaran.

“Jadi konsepnya bukan mengikuti pelajaran, lebih kepada melatih keterampilan sosial terlebih dahulu,” tambahnya.

 

(Foto: MPI/Syifa)

Menurut psikolog dari Brawijaya Clinic Kemang ini, memang orang tua jaman sekarang menginginkan anaknya bisa siap dengan cepat. Ia tak menampik, saat ini jaman bergerak sangat cepat, maka tak heran banyak orang tua yang takut jika anaknya ketinggalan jaman. Alhasil, para orang tua berlomba memberikan pendidikan dengan cepat dan sedini mungkin.

Febria menyarankan, sebetulnya stimulasi pada anak bisa dilakukan orang tua di rumah. Dimulai dari kegiatan-kegiatan sederhana dan menyenangkan bersama anak.

“Sebenarnya kalau mau berikan stimulasi yang banyak, enggak harus lewat sekolah formal yang harus hadir setiap hari, tapi bisa juga di rumah. Orang tua bisa mengajarkan anak cara mewarnai, bernyanyi, mendongeng, dan lainnya untuk melatih aspek kecerdasan anak,” tuturnya.

BACA JUGA:Gali Minat dan Bakat Anak Sejak Dini, Orang Tua Perlu Beri Contoh Langsung

BACA JUGA:Ramalan Zodiak Hari Ini 27 Juni: Lebih Berhati-Hati di Tempat Kerja Leo, Virgo Sesuaikan Mimpi dengan Kemampuanmu

Febria menambahkan, anak-anak yang tumbuh di masa pandemi tidak dapat bertemu orang di luar rumah. Akhirnya mereka tidak punya kesempatan untuk melatih keterampilan sosial karena semua serba online atau virtual.

“Kalau mau tercapai, kita sebagai orang tua bisa melatih dengan janjian ketemuan dengan teman-teman yang kita percaya sehat. Misalnya playdate, supaya dia terlatih dengan teman sebayanya. Selain itu orang tua juga harus menerapkan 3S, Senyum, Sapa, dan Salam kepada anak agar mereka tau bagaimana bersikap dengan orang lain,” jelasnya lagi.

Selain itu, orang tua juga bisa mengajak anak untuk mengikuti aktivitas di luar rumah atau dengan komunitas. Bisa juga dengan kegiatan menarik lainnya yang disukai si anak.

“Orang tua jangan memaksakan anak untuk bisa membaca, menulis, mewarnai, dan lain sebagainya dengan cepat. Sebab bukan itu yang membuat anak sukses, tapi lebih kepada kemampuan dia bersikap kepada sosial,” tutup Febria.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini