Share

Aman bagi Penderita Diabetes, Bisakah Timun Menurunkan Gula Darah?

Tim Okezone, Jurnalis · Selasa 28 Juni 2022 17:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 28 298 2619839 aman-bagi-penderita-diabetes-bisakah-timun-menurunkan-gula-darah-Ksj0vF1jpU.jpg Ilustrasi Timun. (Foto: Shutterstock)

TIMUN memang dikenal sebagai makanan yang aman dikonsumsi oleh penderita diabetes karena rendah kalori dan juga memiliki indeks glikemik yang rendah. Tapi, bisakah timun untuk menurunkan gula darah?

Dokter Arina Heidyana mengatakan tumbuhan dengan nama ilmiah Cucumis sativus L ini memang ampuh untuk mengontrol gula darah. Sebuah penelitian pun mengkaji soal efek mentimun untuk menurunkan gula darah.

“Pada penelitian terhadap hewan yang diberi ekstrak timun, kandungan fitonutrien timun seperti flavonoid dan lignan dikaitkan dengan penurunan kadar gula pada tikus yang menderita diabetes,” jelasnya seperti dilansir dari KlikDokter.

Penelitian yang dirujuk dr. Arina tersebut diterbitkan dalam Journal of Medicinal Plant Research. Para peneliti menduga ekstrak bubur mentimun menurunkan kadar gula darah pada hewan pengerat.

Studi lainnya yang dirilis Journal of Scientific Research menemukan, kandungan fitonutrien (senyawa alami yang dihasilkan tumbuhan) dalam timun dapat menurunkan gula darah. Meski begitu, dibutuhkan penelitian lanjutan pada manusia guna memperoleh bukti kuat soal manfaat timun untuk diabetes.

Timun

Kendati manfaat timun dalam menurunkan kadar gula darah manusia belum diketahui secara jelas, tumbuhan ini dipastikan aman dikonsumsi penderita diabetes. Selain rendah karbohidrat, timun memiliki indeks glikemik (GI) yang sangat rendah. GI sendiri merupakan indikator untuk mengetahui seberapa cepat makanan berkarbohidrat memengaruhi kenaikan gula darah dalam tubuh.

Dari rentang skala 1-100, timun memiliki indeks glikemik sebesar 15. Berdasarkan Glycemic Index Foundation, hal ini mengindikasikan sangat kecilnya dampak timun pada kenaikan gula darah. The American Diabetes Association mendorong penderita diabetes untuk mengonsumsi makanan non-strachy (tidak mengandung pati). Timun merupakan salah satunya. Hal ini karena timun tidak mengandung tepung dan karbohidrat.

Kaya Serat

Heidi Karner, RDN ahli nutrisi dari Joslin Diabetes Center Harvard merekomendasikan diabetesi konsumsi sayuran non-tepung seperti mentimun. Bagi orang yang tengah mengontrol gula darah, timun aman dikonsumsi. Pasalnya, timun merupakan tumbuhan yang kaya akan serat.

Serat berfungsi memperlambat proses tubuh menyerap gula darah. “Satu mentimun utuh mengandung 1,5 gram serat atau sekitar 6 persen dari nilai harian Anda,” jelas Heidi dikutip dari Livestrong.

Serat timun bermanfaat membuat efek cepat kenyang. Kondisi ini, dikutip dari Mayo Clinic, mencegah Anda mengonsumsi terlalu banyak makanan berkalori tinggi. Makanan berkalori dapat menambah berat badan serta memperburuk kondisi gula darah. Pada gilirannya, hal ini bakal meningkatkan risiko Anda mengalami prediabetes maupun diabetes tipe 2.

Rendah Kalori

Salah satu alasan kenapa diabetesi tidak perlu khawatir konsumsi timun adalah karena sayuran ini memiliki kalori yang sangat rendah. Satu mentimun utuh hanya mengandung 45 kalori.

Rendah Gula

Selain itu, timun juga memiliki kandungan gula yang rendah. Satu timun utuh hanya mengandung 5 gram gula. Oleh karena itu, timun aman dikonsumsi penderita diabetes.

Itu dia deretan penelitian dan tinjauan medis yang mengkaji manfaat timun untuk diabetes. Meski begitu, hingga hari ini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa timun efektif mengontrol gula darah manusia.

Itu sebabnya, konsumsilah timun dalam jumlah yang wajar. Barengi juga dengan pola hidup sehat dan rutin mengecek gula darah untuk mengontrol penyakit diabetes Anda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini