Share

Podcast Aksi Nyata: Kenali 4 Ciri Pelaku Kejahatan di Aplikasi Kencan Online

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 29 Juni 2022 20:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 29 612 2620650 podcast-aksi-nyata-kenali-4-ciri-pelaku-kejahatan-di-aplikasi-kencan-online-Mk3dTUR1Sd.JPG Ike Suharjo, (Foto: Tangkapan layar Youtube Partai Perindo)

PENGGUNAAN aplikasi kencan online untuk mencari jodoh, pasangan serius, atau sekedar mencari teman baru memang tengah marak di kalangan generasi muda.

Bermain aplikasi seperti ini memang menyenangkan dan menimbulkan sensasi semangat tersendiri. Tapi di satu sisi, tak dipungkiri platform seperti ini juga banyak menjadi tempat berkumpulnya pelaku kejahatan yang menjebak korbannya dengan memanipulasi secara emosional.

Sudah ada kejadian di dunia nyata, seperti disampaikan Jubir Nasional DPP Partai Perindo, Ike Suharjo ada baiknya masyarakat yang menggunakan aplikasi kencan online tidak mudah untuk cepat percaya terhadap orang yang baru saja dikenal melalui dunia maya.

"Edukasi dan mindset, bahwa tidak ada sesuatu yang kita harapkan itu instan. Jadi kita jangan tertipu dengan semua hal yang belum tentu kebenarannya. Fakta atau fake, kan," ujar Ike, dalam Podcast Aksi Nyata bertajuk 'Waspada Jebakan Cinta Palsu Melalui Aplikasi Online' di kanal Youtube Partai Perindo, Rabu (29/06/22).

Sebagai langkah proteksi diri, pengguna aplikasi kencan online bisa mendeteksi, apakah kenalan dari aplikasi kencan online itu real atau palsu. Ike menyebut, pertama bisa dilihat dari profil.

“Biasanya oknum atau pelaku akan memberikan informasi yang lebih sedikit, sehingga calon korbannya tidak mengetahui asal usul di pelaku tersebut,” imbuhnya.

Kedua, para pelaku biasanya ingin segera mungkin untuk berkomunikasi melalui aplikasi online atau platform lainnya. Misalnya meminta nomor pribadi yang terhubung langsung ke WhatsApp.

Ciri yang ketiga, pelaku lebih cepat memanipulasi emosional si korban. Jadi, oknum-oknum seperti ini selalu mencari tahu dan menanyakan informasi pribadi calon korbannya. Semakin banyak informasi pribadi yang diterima, maka semakin mudah untuk memanipulasi korban.

BACA JUGA:Podcast Aksi Nyata: Waspada Pakai Aplikasi Kencan Online, Jangan Sampai Jadi Korban!

BACA JUGA:Podcast Aksi Nyata: Profesi Travel Photographer Bisa Buat Lebih Dekat Mengenal Indonesia

Ciri yang ketiga, pelaku lebih cepat memanipulasi emosional si korban. Jadi, oknum-oknum seperti ini selalu mencari tahu dan menanyakan informasi pribadi calon korbannya. Semakin banyak informasi pribadi yang diterima, maka semakin mudah untuk memanipulasi korban.

Keempat, jika emosional sudah bermain di situlah para pelaku ini akan meminta uang dengan berbagai alasan klasik. Lalu apabila emosional korbannya sudah bisa dikuasai, maka pelaku akan melakukan hal-hal yang di luar nalar.

"So kalau connection emotional bermain, logika pun hilang. Apalagi perempuan, pakai hati," tandas Ike.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini