Share

Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo: Pentingnya Perempuan Bisa Memanfaatkan Teknologi Digital

Novie Fauziah, Jurnalis · Rabu 29 Juni 2022 22:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 29 612 2620700 wamenparekraf-angela-tanoesoedibjo-pentingnya-perempuan-bisa-memanfaatkan-teknologi-digital-kl8cztszmG.jpeg Wamenparefkraf Angela Tanoesoedibjo (Foto: Instagram @angelatanoesoedibjo)

SEIRING dengan kemajuan jaman yang semakin modern dan digital seperti saat ini. Sejatinya teknologi digital yang ada, bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin, salah satunya untuk digitalisasi ekonomi.

Seperti disampaikan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf/Wakabaparekraf) Angela Tanoesoedibjo, betapa penting peran aktif perempuan dalam mendigitalisasi ekonomi agar pulih dan bangkit.

Khususnya melalui UMKM yang bergerak di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (Ekraf). Angela mengatakan, penggunaan teknologi semakin cepat di tengah masyarakat. Salah satunya akibat kondisi pandemi.

Contoh mudahnya, aktivitas belanja melalui platform e-commerce yang menjadi pilihan terbaik. Meskipun saat ini sudah banyak masyarakat yang beraktivitas secara fisik.

β€œDua tahun kemudian, habit menggunakan platform digital ini tidak hilang. Walaupun masyarakat kembali beraktivitas secara fisik, namun ada hal-hal yang sudah disubstitusi oleh teknologi, dan ada pula hal-hal yang sudah terkomplementer oleh teknologi,” ujar Wamenparekraf Angela dalam webinar "Indonesian Womenpreneurs Rising Through Business Digitalization in the Post-Pandemic Era”, yang diinisiasi HerStory Indonesia, dikutip Rabu (29/6/2022),

Sehingga para womenpreneur di luar sana atau yang hadir pada siang hari ini, kita harus sadar bahwa pengaruh digitalisasi ini tidak bisa kita abaikan,” lanjutnya.

Menurut data Bank Indonesia menunjukkan, transaksi nilai dagang elektronik pada 2021 meningkat hingga 50,8 persen, yakni mencapai Rp401 triliun dibandingkan 2020. Hal tersebut diperkirakan akan meningkat 31,2 persen tahun ini (2022).

Lebih lanjut, data untuk digital banking dan transaksi uang elektronik juga meningkat. Pada 2021 lalu, durasi pengguna aplikasi online makanan dan minuman meningkat hampir 480 persen year on year (YoY).

Survei salah satu dari e-commerce terbesar di Indonesia, sepanjang pandemi di tahun 2020, produk fesyen dan aksesoris menjadi primadona diikuti produk-produk furniture dan kriya.

BACA JUGA:Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo: Pelaku Kuliner Harus Mampu Berkolaborasi dengan Investor

BACA JUGA:Angela Tanoesoedibjo Tegaskan Kemenparekraf Terus Fokus Selamatkan Pariwisata dan Ekraf Indonesia

Merujuk pada data-data di lapangan, Angela melihat potensi digitalisasi bisa membantu para pelaku UMKM untuk bertahan di masa pandemic dan bahkan untuk berkembang di setelah pandemi.

Angela menjelaskan, Kemenparekraf saat ini tengah mengembangkan e-catalog sektor parekraf. Nantinya, para usaha UMKM, termasuk usaha yang dijalankan oleh kaum perempuan Indonesia bisa masuk dalam e-catalog agar bisa menjadi opsi dalam pembelanjaan pemerintah.

"Kembali ke topik awal, womenpreneur peran perempuan, sangatlah dominan dalam perekonomian Indonesia. Jika kita melihat data, di atas 64 persen UMKM itu dimiliki oleh perempuan, dan kita ketahui bersama UMKM adalah tulang punggung perekonomian Indonesia", kata Angela lagi.

Angela menambahkan, diperlukan kolaborasi untuk mendorong peningkatan kapasitas dan kapabilitas perempuan (womenpreneur) ini agar bisa berkompetisi di era digital. Contohnya dengan mengurangi gap kecakapan digital dan terus mengembangkan ekosistem usaha yang inklusif dan berkelanjutan.

Ia berharap kaum perempuan Indonesia, termasuk para womenpreneur ini bisa lebih berdaya ke depannya.

"Semoga Indonesia bisa selangkah lebih maju dalam mewujudkan perempuan berdaya di era ekonomi digital," pungkasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini