Share

Daging Alternatif Tidak Terlalu Diminati Masyarakat Indonesia, Rasanya Kurang Nikmat?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 30 Juni 2022 16:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 30 298 2621204 daging-alternatif-tidak-terlalu-diminati-masyarakat-indonesia-rasanya-kurang-nikmat-lL0VGMzJH1.JPG Daging plant based (Foto: Freepik)

DAGING alternatif bukan hal baru lagi di kalangan masyarakat saat ini. Meski memang, belum banyak masyarakat yang menikmati daging plant-based alias berbasis nabati satu ini.

Jika membahas daging alternatif, maka akan menemukan istilah daging asli dan daging alternatif. Daging asli didefinisikan sebagai daging hewani, sementara daging alternatif definisinya adalah daging nabati yang kebanyakan terbuat dari sayuran.

Lantas, apa alasan orang-orang, khususnya kebanyakan masyarakat Indonesia, belum mau beralih dari daging asli ke daging alternatif? Ternyata faktor pertama adalah soal rasa.

Seperti disampaikan peneliti bernama Kerry, soal rasa memang konsumsen di Indonesia kebanyakan masih belum menyukainya.

"Konsumen mengatakan bahwa produk plant-based termasuk daging alternatif yang ada di pasaran tidak memiliki daya tarik dari segi rasa," terang laporan Kerry yang diterima MNC Portal, Kamis (30/6/2022).

Hal yang sama diungkapkan Senior Strategic Manager Plant-based Kerry APMEA, Jie Ying Lee, bahwa orang Indonesia menilai daging alternatif rasanya tidak memenuhi harapan mereka.

"Sebanyak 70 persen konsumen di Asia Pasific, termasuk Indonesia, mengatakan bahwa rasa dan tekstur produk plant-based tidak sesuai dengan daging asli," terang Jie.

Orang-orang Indonesia juga menempatkan daging alternatif bukan sebagai sumber protein utama, tetapi baru sebatas makanan pendamping yang dikonsumsi sesekali atau dimakan sebagai bagian dari diet yang dijalani.

BACA JUGA:Resep Spicy Korean Chicken Wings, Pas Jadi Camilan untuk Nonton Drakor

!BACA JUGA:Resep Udang Krispi Saus Telur Asin Seenak Buatan Restoran, Yummy!

Ia melanjutkan, cita rasa memang masih menjadi alasan nomor satu dalam keputusan pembelian daging alternatif. Konsumen menginginkan produk plant-based yang sesuai dengan rasa dan tekstur daging asli, namun dengan nutrisi yang lebih baik, diproduksi secara berkelanjutan, dan harganya terjangkau.

Selanjutnya, Jie menerangkan bahwa untuk memastikan pengalaman rasa yang luar biasa akan daging alternatif itu sangat kompleks dan dalam produk plant-based tentu itu jadi tantangan tersendiri.

Terlebih, ketika masyarakat sudah punya standar tinggi berdasar pada daging asli, termasuk juga produk olahan susu dari protein hewani.

"Memang ada banyak tantangan yang terkait dengan menciptakan produk makanan plant-based, terutama seputar rasa gurih, serta menciptakan cita rasa yang lebih enak," pungkas Jie.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini