Share

Sekolah Tatap Muka Digelar Senin, IDAI Keluarkan Rekomendasi Terbaru Hadapi BA.4 dan BA.5

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 08 Juli 2022 12:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 08 612 2625942 sekolah-tatap-muka-digelar-senin-idai-keluarkan-rekomendasi-terbaru-hadapi-ba-4-dan-ba-5-CufNZY7uxP.jpg Ilustrasi Sekolah Tatap Muka. (Foto: Shutterstock)

SETELAH libur tahun ajaran baru cukup lama, Kegiatan belajar mengajar (KBM) tahun ajaran baru 2022/2023 akan dimulai pada 11 Juli 2022. Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pun akan 100 persen dilakukan pada Senin nanti.

Namun, tentu timbul kekhawatiran akan adanya virus Covid-19, mengingat angka positif Covid-19 terus mengalami kenaikan tiap harinya akibat varian BA.4 dan BA.5. Oleh karena itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengeluarkan rekomendasi terbaru mengenai PTM dengan mewajibkan vaksinasi lengkap dan booster bagi para siswa sekolah sebelum mengikuti PTM.

โ€œDengan subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 yang jauh lebih mudah menular dibanding varian awalnya pada anak di Indonesia dan subvarian baru ini potensial menyebabkan gelombang kasus berikutnya," ujar Ketua Umum Pengurus Pusat IDAI dr. Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K) dalam keterangannya di Jakarta pada Kamis.

Piprim memaparkan, data IDAI terkini menunjukkan adanya peningkatan kasus Covid-19 pada bayi dan anak yang membutuhkan perawatan. Selain itu juga ada peningkatan kasus Multisystem Inflammatory System in Children (MIS-C) dan potensi kasus Long Covid-19 pada anak di Indonesia.

IDAI juga meminta pihak sekolah, dinas pendidikan dan pemerintah daerah berkolaborasi dengan orangtua dan dinas kesehatan dalam memastikan keamanan dan keselamatan anak, antara lain dengan melakukan testing pada anak dengan gejala Covid-19, dan patuh serta disiplin menjalankan protokol kesehatan, serta tidak membawa anak ke luar rumah apabila ada gejala demam/batuk/pilek/diare.

Protokol kesehatan terutama fokus pada penggunaan masker wajib untuk semua orang berusia di atas 2 tahun, mencuci tangan, menjaga jarak kemudian tidak makan bersamaan.

Selain itu, memastikan sirkulasi udara terjaga, serta mengaktifkan sistem penapisan aktif per harinya untuk anak, guru, petugas sekolah dan keluarganya yang memiliki gejala suspek Covid-19.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Ketua Satgas Vaksinasi IDAI Prof Dr dr Hartono Gunardi, SpA(K) mengingatkan para orangtua untuk mengikuti Bulan Imunisasi Anak Nasional yaitu melengkapi imunisasi dasar dan booster untuk anak balita, imunisasi MR tambahan dan imunisasi dengan vaksin baru yaitu vaksin pneumokokus (PCV) yang berguna untuk mencegah radang paru.

Anak usia 6 tahun ke atas dikatakan Hartono perlu imunisasi Covid-19 sebanyak dua kali. Jadi imunisasi rutin dan vaksinasi Covid-19 diperlukan agar anak terlindungi dari berbagai penyakit infeksi.

Vaksinasi Covid-19 untuk anak-anak dengan komorbiditas dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis anak. Komorbiditas anak meliputi penyakit seperti keganasan, diabetes melitus, penyakit ginjal kronik, penyakit autoimun, penyakit paru kronis, obesitas, hipertensi, dan lainnya.

IDAI menekankan bahwa keputusan buka atau tutup sekolah harus memperhatikan adanya kasus baru Covid-19 di sekolah atau tidak.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini