Share

Viral Curhatan Nakes, Keluhkan Pemberhentian Sementara Anggaran Bantuan Biaya Hidup

Muhammad Sukardi, Okezone · Rabu 13 Juli 2022 12:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 13 612 2628712 viral-curhatan-nakes-keluhkan-pemberhentian-sementara-anggaran-bantuan-biaya-hidup-UoDUuARR4S.JPG Ilustrasi (Foto: Freepik)

VIRAL cuitan netizen Twitter dengan nama akun @blookier di linimasa sosial media. Cuitannya ramai menarik perhatian, karena curhatan terkait nasib tenaga kesehatan.

Dari cuitannya, @blookier mencoba menyuarakan nasib tenaga kesehatan yang tidak terima dengan kebijakan baru dari Kementerian Kesehatan. Terlihat, ia menunggah hasil pindaian, surat resmi Kementerian Kesehatan.

Surat resmi tersebut merupakan Surat Edaran Pemberitahuan Pemberhentian Sementara Anggaran Bantuan Biaya Hidup Dokter Internship. Terlihat surat tersebut ditandatangani oleh Sugianto dengan jabatan selaku Plt. Direktur Pendayagunaan SDM Kesehatan.

"Ada yang bisa tolong bantu angkat isu ini? Dokter internship rencananya diberhentikan bantuan hidupnya oleh pemerintah, Kemenkes. Kami pekerja gratisan apa gimana? Untuk surat-surat kami bayar, tapi kami tidak dibayar!," tulis @blookier

 

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Tidak ketinggalan, dalam cuitan yang hampir 2 ribu kali diunggah ulang (Retweet) dan sudah mendapat lebih dari 3 ribu like dari para netizen tersebut, sang nakes menyematkan beberapa akun besar yang terverikasi, seperti @corbuzier, @nagotejena, @ndreamon, dan @bintangemon.

Bahkan, terpantau ia menandai akun Twitter resmi Presiden Joko Widodo.

"Gimana ini @jokowi? Nakes mau sampai kapan kalian perlakukan kayak gini? Kalau enggak dibayar, apa kami berhak berhenti kerja? Nurani kalian di mana?" tambahnya.

Lebih lanjut, @blookier juga menuliskan pernyataan soal detail perjuangan dirinya sebagai tenaga kesehatan sampai bisa menjadi dokter internship.

"Kalau perlu tahu, kami bayar kurang lebih Rp400 ribu untuk STR internship, Rp400 ribu lagi untuk surat rekomendasi Dinkes. Belum lagi surat-surat dan materai-materai Rp10 ribu yang banyak sekali waktu kami mengurus berkas internship. Waktu kami pemaparan, kami diinapkan di hotel bagus! Sekarang enggak bisa bayar?" tambahnya.

Membaca cuitan curhatan sang tenaga kesehatan, berbagai reaksi dan komentar datang dari para netizen.

"Gini amat, ya, nasib nakes. Beda banget sama Kemenkeu yang dikit-dikit bonus bonus bonus sampai tumpeh," kata @PentolTete***.

"Pemerintah pusat, kalau enggak punya duit dibanding bangun infrastruktur mending sejahterakan semua profesi secara merata, deh. Kurangi juga tuh APBD, enggak usah banyak-banyak kalau di akhir tahun cuma dipakai bongkar pasang selokan sama nambal jalanan yang masih bagus," kata @apurplemaca***.

"Lama-lama di Indonesia enggak ada dokternya. Mau spesialis begini, ditambah ini lagi. Ya, alamat," celetuk @garindra***.

Dikira bayar kostan, makan, transport hanya dengan senyuman. Kami butuh uang bukan maaf, apalagi disuruh maklum,” tulis akun @Eliy***ysr

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini