Share

Begini Cara BPOM Cegah Masyarakat Pilih Produk Jamu dan Kosmetik Berbahaya

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 14 Juli 2022 09:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 14 611 2629289 begini-cara-bpom-cegah-masyarakat-pilih-produk-jamu-dan-kosmetik-berbahaya-qoYi9EEILJ.jpg Ilustrasi Obat Herbal. (Foto: Shutterstock)

OBAT-OBAT herbal memang banyak dipilih sebagai alternatif pengobatan oleh banyak orang. Tapi, banyak orang yang belum mampu membedakan obat herbal ataupun kosmetik yang malah berbahaya bagi tubuh.

Pasalnya, saat ini masih ditemukan banyak obat herbal dalam bentuk jamu ataupun kosmetik yang mengandung bahan-bahan berbahaya untuk kulit, beredar di pasaran. Apalagi, saat ini penjualan barang-barang tersebut sangat mudah lewat media sosial ataupun situs-situs.

Oleh karena itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) pun mendorong penggunaan jamu aman dan kosmetik aman. Penggunaan obat dan kosmetik aman pun juga harus digencarkan memanfaatkan teknologi yang ada.

Jamu

Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik Badan POM RI, Reri Indriani mengungkapkan bahwa pengenalan jamu Nusantara, serta tren pengawasan jamu/obat tradisional dan kosmetik harus lebih didorong.

Menurutnya, dengan memanfaatkan teknologi informasi yang ada, penyampaian pesan obat tradisional dan kosmetik yang aman dapat diterima dengan cepat dan luas di masyarakat. "Sehingga masyarakat dapat terhindar dari produk yang berbahaya bagi kesehatan," kata Reri seperti dilansir dari Antara.

Dia melanjutkan, guna menyukseskan hal tersebut, maka BPOM pun akan menggunakan Duta Jamu Aman dan Duta Kosmetik Aman. Lebih lanjut Reri mengatakan, pelaksanaan tugas para duta di dalam melakukan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) perlu didukung oleh semua pihak.

Dia mengatakan, perlu ada kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi untuk memfasilitasi tugas KIE para duta ke dalam kegiatan pembelajaran Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)

"Kami tentu mengharapkan Kemendikbudristek dapat mendorong perguruan tinggi dan sekolah yang telah memiliki Duta Jamu Aman dan Duta Kosmetik Aman untuk difasilitasi di dalam melaksanakan KIE di lingkungannya," ucap Reri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini