Share

Anak Sering Susah Tidur saat Malam, Ini Lho Penyebabnya

Dyah Ratna Meta Novia, Okezone · Sabtu 16 Juli 2022 19:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 16 612 2630730 anak-sering-susah-tidur-saat-malam-ini-lho-penyebabnya-6AjTukNdjF.jpg Ilustrasi penyebab anak sering susah tidur saat malam hari. (Foto: Shutterstock)

AYAH dan bunda pasti pernah mengalami anak sering susah tidur saat malam hari. Kira-kira apa penyebabnya? Simak penjelasan berikut ini.

Membuat anak tidur lelap saat malam hari memang menjadi tugas menantang bagi setiap orangtua. Apalagi di usia tersebut, anak-anak sedang sangat aktif-aktifnya melakukan berbagai aktivitas fisik.

Baca juga: Viral! Hari Pertama Jadi Pegawai Nagita Slavina, Karyawan Minuman Ringan Ini Diguyur Bonus Jutaan 

Ayah bunda pasti resah bula anak sering tidur terlalu larut malam. Apalagi kurang tidur pada anak memang bisa mengganggu tumbuh kembangnya.

Jika ayah dan bunda setiap malam sudah berusaha menciptakan suasana tidur dengan mematikan lampu sesuai jadwal, tidak sibuk bermain gadget ataupun menonton televisi, tapi anak masih saja sulit tidur, mungkin melewatkan satu hal, yakni jam tidur siang anak.

Baca juga: Tangani Penyakit Penyebab Kematian, Menkes Dorong Inovasi Perguruan Tinggi 

Dokter spesialis anak Kanya Ayu Paramastri SpA menjelaskan, jika anak masih sulit diajak tidur ketika malam hari, biasanya pemicunya adalah karena sang anak tidur siang di jam yang terlambat alias tidur siang terlalu sore.

"Anak jam 10 masih belum ngantuk, coba lihat tidur siang anak itu jam berapa. Seringkali orangtua itu buat tidur siang anak kesorean, contohnya jam 4 sore baru tidur. Padahal paling telat, jam setengah 5 atau pukul 5 sorelah anak itu terakhir melek dari tidur siang. Paling lambat bangunnya jam segitu," jelas dr Kanya Ayu dalam konferensi pers secara daring.

Baca Juga: Dua Kapal Ikan Asing Pelaku IUU Fishing Berhasil Diamankan BAKAMLA dan KKP RI

Perhitungan pukul 17.00 jadi jam maksimal anak sudah harus bangun dari tidur siangnya, bertujuan agar anak punya rentang waktu selama dua hingga tiga jam ke depan untuk beraktivitas dan sudah mulai bisa mengantuk kembali sehingga bisa tidur malam tepat waktu.

Baca juga: Dokter Spesialis Gizi: Diet Itu Artinya Mengatur Makan, Bukan Makannya Sedikit 

Baca juga: Vitamin D Punya Segudang Manfaat, Dokter: Kebutuhannya Meningkat di Masa Pandemi 

Dokter Kanya menjelaskan lebih lanjut, orangtua harus berhati-hati jika anak sampai tidur larut malam lalu deep sleep-nya tidak tercapai. Pasalnya, hal ini berpengaruh pada banyak aspek, mulai hormon pertumbuhan, berat badan, tinggi badan, sampai ukuran otak.

"Efeknya, deep sleep enggak tercapai itu hormon pertumbuhannya enggak jalan, mengganggu restirasti, regenerasi, perbaikan jumlah sel, ukuran otak yang ekuivalen dengan IQ itu semua enggak bisa berjalan dengan baik. Sama saja kayak orang dewasa, jam 11 malam itu mestinya sudah masuk ke deep sleep," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini