Share

10 Makanan Pantangan Kolesterol, Kurangi Ya Meskipun Enak

Asthesia Dhea Cantika, MNC Portal · Jum'at 22 Juli 2022 10:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 21 298 2634001 10-makanan-pantangan-kolesterol-kurangi-ya-meskipun-enak-dDEeAUZ0vN.jpg Ilustrasi Makanan Pantangan Kolesterol. (Foto: Shutterstock)

BERIKUT 10 makanan pantangan kolesterol yang wajib diketahui dan dihindari. Kolesterol adalah lemak atau zat lilin dalam tubuh yang membantu menjaga hormon tubuh tetap stabil. Kolesterol tak hanya ada di dalam tubuh melainkan juga ada di produk hewani seperti daging dan susu.

Perlu diketahui, kolesterol dalam tubuh ada dua jenis, yakni LDL (Low Density Lipoprotein) atau kolesterol jahat, dan HDL (High Density Lipoprotein) atau kolesterol baik. Jika kolesterol jahat memiliki kadar lebih tinggi dalam tubuh, maka dapat menimbulkan plak dalam pembuluh darah. Plak tersebut dapat menyebabkan gagal jantung, dan stroke.

Untuk itu, terdapat beberapa makanan yang harus dihindari bagi penderita kolesterol. Lantas, apa saja 10 makanan pantangan kolesterol yang harus diketahui dan dihindari? Untuk mengetahuinya, simak rangkuman berikut ini. Dilansir dari Healthline.com, berikut ini 10 makanan pantangan kolesterol yang perlu diketahui.

 

Telur

Telur adalah salah satu makanan paling bergizi yang bisa dimakan setiap hari. Produk hewani satu ini mengandung kolesterol tinggi, dengan 1 butir telur besar (50 gram) menghasilkan 207 mg kolesterol. Tak heran, orang sering menghindari telur sebab takut dapat menyebabkan kadar kolesterol darah meroket. Jika memang harus menjaga kolesterol, pilihlah putih telur, yang mengandung banyak protein tanpa kolesterol.

Makanan Pantangan Kolesterol

Keju

Sepotong tunggal atau seberat 22 gram keju Swiss menyediakan sekitar 20 mg kolesterol. Meskipun keju sering dikaitkan dengan peningkatan kolesterol, beberapa penelitian menunjukkan bahwa keju penuh lemak tidak meningkatkan kadar kolesterol. Selain itu, keju juga menawarkan banyak nutrisi penting lainnya seperti protein, kalsium, vitamin B dan A. Oleh sebab itu, bijaklah saat mengonsumsi keju.

Kerang

Kerang-Kerangan, kepiting dan udang adalah sumber protein, vitamin B, zat besi, dan selenium yang sangat baik. Produk laut ini juga tinggi kolesterol, seperti porsi 3 ons atau seberat 85 gram udang kalengan menyediakan 214 mg kolesterol.

Penelitian yang lebih lama menunjukkan bahwa orang yang makan lebih banyak makanan laut menunjukkan tingkat penyakit jantung, diabetes, dan penyakit inflamasi yang lebih rendah seperti radang sendi daripada mereka yang makan lebih sedikit makanan laut. Sehingga bijaklah dalam mengonsumsi.

Pasture-raised steak

Pasture-raised steak yang dibesarkan di padang rumput dikemas dengan protein, serta vitamin dan mineral penting seperti vitamin B12, zink, selenium, dan zat besi. Satu porsi dengan berat 4 ons atau setara 113 gram steak yang dibesarkan di padang rumput mengandung sekitar 62 mg kolesterol.

Organ hewan

Organ hewan seperti sapi dan ayam yang kaya kolesterol, seperti jantung, ginjal, dan hati sangat lezat dan bergizi. Misalnya, jantung ayam adalah sumber antioksidan kuat CoQ10 yang sangat baik, serta vitamin B12, zat besi, dan seng. Ini juga tinggi kolesterol, dengan porsi 1 cangkir (145 gram) menyediakan 351 mg Meski begitu dalam 56 gram jeroan, terkandung 105 miligram kolesterol atau sekitar 36 persen kebutuhan harian.

Baca Juga: Ikut Acara Offline BuddyKu Fest, Cara Jadi Content Creator Handal Zaman Now!

Baca Juga: Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Solusi PowerEdge Gen 15 Server

Follow Berita Okezone di Google News

Ikan sarden

Selain sarat dengan nutrisi, sarden adalah sumber protein yang enak dan nyaman yang dapat ditambahkan ke berbagai macam hidangan. Satu porsi dengan berat 92 gram ikan kecil ini mengandung 131 mg kolesterol.

Yoghurt penuh lemak

Yoghurt penuh lemak adalah makanan kaya kolesterol yang dikemas dengan nutrisi seperti protein, kalsium, fosfor, vitamin B, magnesium, seng, dan kalium. Satu cangkir setara dengan 245 gram yogurt penuh lemak mengandung 31,8 mg kolesterol.

Gorengan

Makanan yang digoreng, seperti daging goreng dan stik keju, mengandung kolesterol tinggi dan harus dihindari jika memungkinkan.Itu karena mereka tinggi kalori dan mungkin mengandung lemak trans, yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan merusak kesehatan dengan banyak cara lainnya. Selain itu, asupan tinggi makanan yang digoreng telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, obesitas, dan diabetes.

Makanan cepat saji

Asupan makanan cepat saji merupakan faktor risiko utama untuk berbagai kondisi kronis, termasuk penyakit jantung, diabetes, dan obesitas. Mereka yang sering makan makanan cepat saji cenderung memiliki kolesterol lebih tinggi, lebih banyak lemak perut, tingkat peradangan yang lebih tinggi, dan gangguan regulasi gula darah.

Daging olahan

Daging olahan, seperti sosis, bacon, dan hot dog, adalah makanan berkolesterol tinggi yang harus dibatasi. Asupan tinggi makanan ini terkait dengan peningkatan tingkat penyakit jantung dan kanker tertentu, seperti kanker usus besar. Sebuah tinjauan besar yang melibatkan lebih dari 614.000 peserta mengaitkan setiap tambahan 50 gram)porsi daging olahan per hari dengan risiko penyakit jantung 42 persen lebih tinggi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini