Share

Psikolog: Orangtua Harus Pahami Emosinya Sebelum Ajarkan Anak

Muhammad Sukardi, Okezone · Jum'at 22 Juli 2022 09:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 22 612 2634213 psikolog-orangtua-harus-pahami-emosinya-sebelum-ajarkan-anak-eNu7lszUFC.jpg Ilustrasi Mengajarkan Emosi Anak. (Foto: Shutterstock)

SALAH satu yang harus diajarkan pada anak-anak adalah bagaimana memahami emosi mereka. Tapi, sebelum membantu anak memahami emosi mereka, orangtua harus memahami emosi dirinya sendiri akan mampu memfasilitasi anaknya dalam memahami emosinya.

Psikolog Marsha Tengker atau yang biasa disapa Caca Tengker mengatakan, orangtua yang tak mampu memahami dan mengendalikan emosinya, bisa berdampak buruk bagi tumbuh kembang mental anak. Makanya, tak sedikit orangtua yang kebingungan bagaimana mengendalikan emosi anak, karena mereka sendiri tidak paham akan emosinya.

"Gimana anak mau memahami emosinya kalau enggak lihat orangtuanya bisa memahami emosinya sendiri," kata Caca Tengker dalam Talkshow Tentang Anak, Kamis (21/7/2022).

Anak Main

Caca melanjutkan, berdasar pengalamannya dalam berpraktik sebagai psikolog anak, orangtua yang sulit memahami emosinya itu pun efek dari orangtuanya terdahulu yang tidak memberikan pemahaman memadai soal apa itu emosi. Ini semacam efek domino yang tak pernah ada usainya.

Itu kenapa, belajar mengenali emosi lewat buku misalnya, itu penting bagi orangtua maupun si kecil. Orangtua belajar bagaimana memahami emosi, sedangkan si kecil belajar menyadari emosi apa yang sedang dia rasakan.

Baca Juga: Dua Kapal Ikan Asing Pelaku IUU Fishing Berhasil Diamankan BAKAMLA dan KKP RI

"Belajar dari buku soal mengenali emosi itu penting untuk tumbuh kembang anak, karena itu menjadi dasar yang akan dibawa anak di masa dewasa," tambah Caca Tengker yang juga Principal of Adult and Family Psychologist Tentang Anak.

Ia melanjutkan, semakin si orangtua itu menolak emosi yang dirasakan, ia semakin tidak paham emosi apa itu dan 'buta' bagaimana cara menanganinya. Ini akan berdampak pada si kecil, karena dia jadi tidak paham emosi yang ditolak orangtuanya tersebut.

"Ingat, sesuatu yang kita pahami akan lebih mudah dikendalikan. Kalau kita tekan di alam bawah sadar terus, nanti dia bisa keluar di waktu dan tempat yang kurang tepat. Makanya penting banget mengenal emosi dari kecil, bahkan bagi orangtuanya itu sendiri," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini