Share

Raup Cuan, Fenomena Citayam Fashion Week Bikin Pedagang Full Senyum

Syifa Fauziah, Okezone · Jum'at 22 Juli 2022 23:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 22 612 2634784 raup-cuan-fenomena-citayam-fashion-week-bikin-pedagang-full-senyum-HiwuwxZ8m0.jpg Pedagang dapat berkah dari fenomena Citayam Fashion Week (Foto: Syifa/MPI)

FENOMENA Citayam Fashion Week mencuri perhatian publik belakangan terakhir. Kehadiran remaja asal Citayam, Depok, dan Bojong Gede meramaikan area Sudirman dan Dukuh Atas.

Rupanya, fenomena Citayam Fashion ini membawa berkah bagi pedagang di sekitar Citayam Fashion Week. Salah satunya adalah Ical, pedagang bakso malang yang raup untung di momen tersebut.

Fenomena Citayam Fashion Week

“Alhamdulillah omsetnya meningkat. Biasanya Rp400 ribu sekarang Rp800ribu per orang,” ujar Ical kepada MNC Portal, Jumat (22/7/2022).

BACA JUGA : Sering Kena Tegur, Citayam Fashion Week Bakal Pindah ke PIK?

Pria 31 tahun itu mengatakan kalau fenomena Citayam Fashion Week ada dampak baik dan buruknya. Dampak baiknya keuntungan dia meningkat, namun kabar buruknya karena terlalu banyak keramaian berdampak pedagang diusir dan tidak boleh berjualan.

“Ya semoga yang datang ke sini bisa taati peraturan. Buang sampah pada tempatnya. Jadi saya dan pedagang lainnya bisa jualan lagi,” tambahnya.

BACA JUGA : Citayam Fashion Week, Ajang Kreativitas Fesyen ala Kawula Muda

Hal senada juga disampaikan oleh Hasbi penjual starling yang juga meraup untung lewat di fenomena Citayam Fashion Week. Meskipun saat ini penjualannya di geser ke area belakang kawasan Sudirman, namun dia memiliki cara dengan berjualan membawa nampan dan minuman yang sudah dibuat.

Fenomena Citayam Fashion Week

Kemudian dia menjajakan minuman itu keliling dan menawarkan kepada pengunjung Citayam Fashion Week. “Harus modal kaya gini. Nunggu orang orang datang susah, kalau di sini ramai. Jadi saya yang keliling,” ucap pria berusia 25 tahun.

Dengan cara baru yang dia lakukan, Hasbi pun mendapat banyak keuntungan. Bahkan dia meraup dua kali lipat dari penghasilan sebelumnya.

“Kalau sebelum ramai biasanya ya cuma Sabtu Minggu aja. Tapi sekarang setiap hari. Dulu biasanya untung Rp300 ribu sekarang Rp600 ribu sehari,” jelas Hasbi. Hasbi pun berharap acara ini bisa terus bertahan untuk bisa menambah penghasilan para pedagang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini