Share

Desainer Eema Assegaf Kritik Pedas Fenomena Citayam Fashion Week

Muhammad Sukardi, Okezone · Selasa 26 Juli 2022 17:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 26 194 2636648 desainer-eema-assegaf-kritik-pedas-fenomena-citayam-fashion-week-zPXJDHdmLm.JPG Citayam Fashion Week, (Foto: Dok. Okezone)

FENOMENA Citayam Fashion Week (CFW) masih mendapat sorotan publik ramai hingga saat ini, di antara yang tertarik merespon positif fenomena tersebut. Tak ketinggalan, ada sebagian pihak yang kontra dengan fenomena sosial ini.

Salah satunya desainer Eema Assegaf, dalam akun TikTok pribadinya, Eeema menjelaskan panjang lebar pandangannya soal Citayam Fashion Week. Desainer ini mengkritik pedas ajang Citayam Fashion Week dari banyak aspek, mulai dari pandangannya sebagai pelaku fashion hingga penilaian sebagai masyarakat umum.

Satu sorotan yang cukup mengejutkan adalah saat Eema menyindir Jeje dan Bonge, dan artis dadakan Citayam Fashion Week lainnya. Menurutnya,nama-nama tersebut memang hoki, tapi tak sedikit dari kerumunan Citayam Fashion Week yang tidak jelas tujuannya datang ke sana.

"Anak-anak Citayam itu awalnya anak nongkrong. Mereka mau nongkrong di sana itu pilihan mereka, mungkin lebih positif ketimbang harus tawuran, narkoba, dan sebagainya. Tidak ada yang menyangka akan se-boom ini," ungkap Eema di video yang dibagikan akun Tiktok @blackscorpio85, dikutip MNC Portal, Selasa (26/7/2022).

Eema melanjutkan, ada beberapa dari mereka yang dinilainya hoki, tapi banyak dari anak-anak remaja tersebut yang tidak tahu apa tujuannya mendatangi kawasan tersebut.

"Cuma kalau enggak ada yang kasih arahan, gue jamin rusak anak bangsa. Apalagi muncul pria-pria berpakaian wanita," komentarnya.

ย 

Baca Juga: Dua Kapal Ikan Asing Pelaku IUU Fishing Berhasil Diamankan BAKAMLA dan KKP RI

Eema menyadari betul bahwa dirinya yang seorang desainer itu dekat sekali dengan kelompok LGBT. Itu kenapa dia tidak membenci kelompok tersebut, tapi menurut Eema teman-teman LGBT-nya itu memiliki attitude.

"Intinya, semua yang tidak terarah, mau genre apapun, itu less attitude-nya," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Eema juga meluruskan makna dari Fashion Week itu sendiri. Menurut pemahamanya, acara pekan mode atau fashion week itu hanya berlangsung seminggu, tidak berbulan-bulan seperti yang terjadi pada Citayam Fashion Week.

โ€œLalu, kenapa dinamakan Citayam Fashion Week? Padahal, kata Eema, sejatinya itu event berlangsung di kawasan Sudirman, Jakarta,โ€ serunya.

ย BACA JUGA:Adu Gaya Anya Geraldine vs Putri Marino, Si Lydia dan Kinan Layangan Putus!

BACA JUGA:5 Potret Adu Gaya Chef Renatta Moeloek vs Sang Ibunda, Sama-Sama Stylish!

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini