Share

Proses Penuaan Berbeda di Tiap Orang, Kapan Waktu Tepat Lakukan Peremajaan Kulit?

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 29 Juli 2022 15:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 29 611 2638524 proses-penuaan-berbeda-di-tiap-orang-kapan-waktu-tepat-lakukan-peremajaan-kulit-IAF0LiLaJD.jpg Ilustrasi Perawatan Kulit. (Foto: Shutterstock)

PROSES peremajaan kulit sebaiknya dilakukan bila kulit sudah mulai memberikan sinyal-sinyal atau gejala penuaan dini. Tanda dan gejala penuaan dini meliputi kulit kering dan kasar, keriput, flek, kulit kendur, pori-pori besar.

Spesialis Kulit dan Kelamin Bamed dr. Melyawati Hermawan, Sp.KK mengatakan, peremajaan kulit bisa dilakukan secara berbeda- beda pada tiap individu. Oleh karena itu, proses meremajakan kulit, tidak harus menunggu tua dan penuh keriput.

"Seberapa parah dan seberapa cepat proses penuaan pada tiap orang tidaklah sama mengingat adanya faktor internal berupa faktor genetik yang menyebabkan adanya variasi biologis pada tiap individu. Ketika sudah aware dengan kondisi kulit dan merasa tidak nyaman, boleh mulai treatment," kata dia seperti dilansir dari Antara.

Penuaan Dini

"Peremajaan kulit boleh dilakukan bila memang tanda dan gejala penuaan dini sangat jelas dan mengganggu seseorang, serta sudah cukup dewasa untuk memahami penjelasan yang diberikan mengenai tindakan peremajaan yang akan dilakukan dan bisa memberikan consent, maka tindakan boleh dilakukan,” tambah dia.

Dia menjelaskan, usia produktif memiliki rentang usia 15-64 tahun. Pada rentang usia ini dimungkinkan bagi seseorang untuk bisa bekerja dan menghidupi dirinya sendiri dengan penghasilan yang didapatkan dari pekerjaannya tersebut.

Namun, seiring dengan semakin meningkatnya tanggung jawab dan tekanan pekerjaan yang semakin besar, maka hal ini dapat menyebabkan timbulnya stres psikis yang dapat mempercepat proses penuaan dini contohnya kerut-kerut halus, wajah terlihat lebih kusam, dan sebagainya.

Di sisi lain, bidang pekerjaan yang menuntut seseorang untuk lebih banyak beraktivitas di luar ruangan tentu saja meningkatkan risiko terjadinya penuaan akibat pajanan sinar matahari berlebih. Tetapi, bukan berarti mereka yang lebih banyak bekerja di dalam ruangan, aman dari proses penuaan ini karena pajanan sinar biru dari layar komputer atau lampu ruangan juga dapat menyebabkan proses penuaan berupa warna kulit tidak merata hingga munculnya flek.

Oleh karena itu, peremajaan kulit tidak hanya diperlukan saat seseorang sudah memasuki usia lanjut, namun juga sudah mulai dapat dipertimbangkan untuk individu-individu di usia produktif ini. "Melakukan pencegahan dari proses penuaan dini akan jauh lebih baik dari mengobati, untuk itu tindakan untuk peremajaan kulit sebaiknya dilakukan sedini mungkin bila memang dirasakan perlu," katanya.

Pilihan perawatan kulit yang dapat dilakukan pada usia produktif meliputi tindakan yang non-agresif seperti pemberian krim peresepan khusus, peeling, laser pigmen, hingga perawatan yang lebih agresif yang dapat menyebabkan downtime yang lebih lama, antara lain laser fractional dan tanam benang.

"Pilihan treatment akan sangat bergantung dengan kondisi dan kebutuhan kulit, budget yang dimiliki masing-masing individu, serta preferensi masing-masing dokter," tutup dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini