Share

13 Tips Bekerja di Kantor yang Toxic

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 29 Juli 2022 17:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 29 612 2638615 13-tips-bekerja-di-kantor-yang-toxic-54tjkYmcLf.jpg Ilustrasi Kantor Toxic. (Foto: Shutterstock)

LINGKUNGAN kerja memang menentukan kualitas pekerjaan seseorang. Pasalnya, ketika lingkungan kerja sudah tidak kondusif, tentu saja performa kita di tempat kerja tidak akan maksimal.

Sayangnya, tidak selamanya lingkungan kerja adalah lingkungan baik. Terkadang, lingkungan pekerjaan juga menimbulkan persaingan tidak sehat, sehingga malah menyebabkan lingkungan toxic.

Menurut studi yang dilakukan oleh American Psychological Association pada tahun 2019, dilaporkan bahwa tingkat toxic di lingkungan kerja dapat berpengaruh pada kesehatan mental pegawai.

Penelitian lain yang dilakukan di suatu universitas di Swedia juga menyebutkan bahwa lingkungan kerja yang toxic dapat meningkatkan risiko depresi, penyalahgunaan zat terlarang, dan berbagai masalah kesehatan. Lingkungan kerja yang toxic dapat membuat Anda menjadi tidak nyaman dalam bekerja.

Namun, keluar dari pekerjaan dan mencari pekerjaan baru tidak selalu menjadi solusi dan jalan pintas. Berikut beberapa tips agar tetap asyik di lingkungan kerja yang toxic:

1. Tetap Berpikir Positif

Tetap berpikir positif adalah langkah awal yang baik untuk mencoba menghadapi lingkungan kerja toxic. Dengan berpikir positif, kamu dapat menekan sentimen pribadi terhadap atasan atau rekan kerja sehingga terbina hubungan yang lebih baik. Jika hubunganmu dengan atasan atau rekan kerja harmonis, tentunya pekerjaan yang dilakukan akan jauh lebih ringan, bukan?

Stres Kerja

2. Mencari Sisi Baik dari Rekan Kerja

Jika tidak ingin berpikir negatif terus, yang ujung-ujungnya akan membuat dirimu stres, cobalah cari atau lihat kelebihan yang ada pada rekan kerjamu. Mencari sisi baik dari rekan kerja merupakan cara menghadapi lingkungan kerja toxic.

Dengan ini, kamu bisa lebih menghargai kemampuan rekan kerjamu daripada hanya memandangnya sebelah mata. Dan ketika sedang ada masalah dengan rekan kerja, cobalah komunikasi dengan kepala dingin sehingga kamu bisa lebih tenang dalam bekerja.

3. Temukan Humor dalam Setiap Situasi Kerja

Daripada terus komplain soal pekerjaan atau deadline, belajarlah untuk mencari sisi humor dari situasi-situasi tertentu saat bekerja. Ya, humor bisa menjadi salah satu cara menghadapi lingkungan kerja yang toxic.

Terkadang, tertawa dapat mencairkan suasana sehingga kamu tidak terlalu serius sepanjang waktu. Namun, kamu harus mengenali situasi untuk bercanda dan tentunya tetap profesional dalam melakukan pekerjaan.

 

4. Jangan Membawa Masalah Pekerjaan ke Rumah

Membawa masalah pekerjaan ke rumah akan menambah masalah baru. Akibatnya, kamu akan merasa tidak nyaman, baik di rumah maupun di tempat kerja. Lepaskan dan tinggalkan masalah-masalah yang terjadi di kantor saat kamu pulang ke rumah.

5. Jangan Terlibat dengan Gosip di Kantor

Jika kamu terlibat dalam gosip di lingkungan kerja yang toxic, kamu dapat berpikir negatif atau membenci rekan kerja sendiri. Padahal, gosip tersebut belum tentu benar adanya.

Karena itu, sebisa mungkin kamu tidak bergosip atau membicarakan rekan kerja lainnya. Yang paling penting, selesaikan pekerjaanmu dengan baik dan bangun hubungan yang harmonis dengan rekan kerjamu.

6. Hindari Ikut Campur Urusan Orang Lain

Selain menjauhi gosip, kamu juga sebaiknya jangan terlalu ambil pusing tentang masalah-masalah kecil yang terjadi di lingkungan kerja. Ini dilakukan agar beban pikiranmu tidak bertambah banyak hanya gara-gara mengurusi masalah sepele.

7. Ambil Inisiatif untuk Mencari Solusi

Tidak hanya bisa komplain, kamu juga sebaiknya dapat mencari solusi terhadap masalah-masalah yang terjadi di tempat kerja. Bukan memperkeruh suasana, tapi berusahalah untuk mencari jalan keluar dan menjadi ‘titik terang’.

8. Kelilingi Diri dengan Rekan Kerja yang Positif

Terus sebarkan aura positif terhadap rekan-rekan kerja, serta kelilingi dirimu dengan rekan kerjamu yang juga memiliki aura positif. Semakin banyak orang dengan aura positif, semakin besar pula peluangmu untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat.

9. Cari Suasana Baru

Untuk menghadapi lingkungan kerja yang toxic, cara ini bisa kamu lakukan. Kamu bisa sesekali mencari suasana baru di luar kantor. Misalnya, jika kamu diperbolehkan untuk bekerja di luar kantor, manfaatkanlah hal tersebut. Bekerja di luar kantor membuatmu merasakan suasana kerja yang baru. Kamu pun bisa mencari inspirasi yang tidak hanya terbatas pada lingkungan kantor.

10. Lakukan Outing dengan Teman Kerja

Cara lainnya untuk mengatasi lingkungan kerja yang toxic adalah dengan outing. Jika tempat kerja tidak memfasilitasi kegiatan outing, tidak ada salahnya melakukan outing bersama rekan kerja untuk dapat meningkatkan tali pertemanan. Hal ini dapat membantu lingkungan kerja menjadi lebih kondusif dan membuatmu lebih produktif.

11. Cuti Sejenak

Selain itu, agar tidak jenuh, kamu juga perlu memanfaatkan waktu cuti dengan baik untuk menyegarkan kembali pikiran. Setelah cuti kamu dapat kembali bekerja dengan optimal.

12. Bangun support system

Salah satu cara menghadapi lingkungan kerja yang toxic yaitu dengan membangun support system seperti keluarga, pasangan, atau teman dekat. Kelilingi diri Anda dengan support system yang mendukung karir Anda serta selalu memberikan dukungan yang positif. Memiliki support system yang baik akan membuat Anda dapat menghadapi lingkungan kerja toxic.

13. Atasi stres dengan melakukan hobi atau kegiatan di luar pekerjaan

Lingkungan kerja yang toxic dapat membuat mental lelah dan stres. Untuk mengatasinya, Anda dapat melakukan kegiatan di luar pekerjaan atau melakukan hobi. Selain itu, olahraga seperti yoga ataupun melakukan meditasi juga dapat memperbaiki kesehatan mental Anda.

Lingkungan kerja yang toxic tentunya bisa membuat mood bekerja ikut turun. Siasat di atas bisa Anda coba untuk menghadapi lingkungan kerja toxic. Jangan anggap remeh kesehatan mental Anda!

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini