Share

Mengenal Bubur Asyura, Kuliner Lezat Tahun Baru Islam 1 Muharram

Novie Fauziah, Jurnalis · Sabtu 30 Juli 2022 12:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 30 298 2639030 mengenal-bubur-asyura-kuliner-lezat-tahun-baru-islam-1-muharram-3XKjzYNYsU.jpg Ilustrasi bubur asyura untuk menyambut tahun baru Islam 1 Muharram. (Foto: Istimewa/iNews)

PERNAHKAH kamu merasakan bubur asyura? Ya, ini adalah kuliner lezat untuk menyambut tahun baru Islam 1 Muharram. Hadirnya bubur asyura menjadi keistimewaan tersendiri dalam memperingati momen penting kaum Muslimin tersebut.

Sesuai namanya, bubur asyura sering disajikan sebagai hidangan berbuka bagi mereka yang menunaikan ibadah puasa sunah Muharram. Adapun asal-usul bubur asyura adalah sebagai berikut, sebagaimana telah Okezone himpun:

Baca juga: 1 Muharram 1444H, Kiswah Kakbah Pertama Kalinya Diganti Tepat Tahun Baru Islam 

Bubur asyura. (Foto: Instagram)

1. Berawal dari Perang Badar

Bubur asyura berawal dari perjuangan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam saat berjuang dalam Perang Badar. Ketika itu disebutkan bahwa seorang sahabat Nabi sedang mengolah hidangan untuk para prajurit kaum Muslimin.

Hidangan tersebut ternyata olahan bubur. Namun, beliau tidak menyangka bahwa jumlah prajurit pada saat itu sangat banyak, sementara porsi yang sedang dimasak sedikit.

Baca juga: Sejarah 1 Muharram Tahun Baru Islam Beserta Kemuliaannya yang Luar Biasa Besar 

Kemudian Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam memerintahkan salah seorang sahabatnya untuk mengumpulkan semua bahan makanan yang mereka temukan, lalu dicampurkan ke dalam olahan bubur yang sedang dimasak.

Tujuannya adalah untuk menambah jumlah porsi makanan, sehingga cukup untuk memberi makan seluruh prajurit. Meski belum diketahui kebenarannya, kisah ini cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia. Bahkan telah dijadikan tradisi khusus untuk menyambut Muharram.

2. Bubur asyura sudah ada sejak zaman Nabi Nuh

Ada juga kisah yang menyebutkan bahwa bubur asyura sudah ada sejak masa Nabi Nuh Alaihissalam. Saat itu Nabi Nuh turun dari kapalnya setelah diterpa banjir bandang yang hebat dan terombang-ambing di air selama berbulan-bulan.

Baca juga: Amalan 1 Muharram 2022, Nomor 5 Doa-Doa yang Penting Dibaca Miliki Pahala Sangat Besar 

Baca juga: 10 Ucapan Tahun Baru Islam 2022, Cocok Dikirim ke Sanak Saudara hingga Rekan Kerja 

Ketika menyentuh daratan, ia memerintahkan umatnya untuk mengumpulkan bahan makanan yang tersisa dari dalam kapal. Bahan makanan tersebut kemudian dicampurkan menjadi satu dan diaduk-aduk hingga menyerupai olahan bubur.

Kemudian bubur inilah yang disajikan untuk umat yang selamat dari banjir bandang agar bisa bertahan hidup.

Allahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini