Share

Bantu Pengrajin Lokal, WBI Hadirkan 600 Kain Wastra Indonesia

Syifa Fauziah, Jurnalis · Sabtu 30 Juli 2022 20:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 30 612 2639240 bantu-pengrajin-lokal-wbi-hadirkan-600-kain-wastra-indonesia-fWwAqQd142.jpg WBI hadirkan 600 kain wastra Indonesia (Foto: Syifa/MPI)

ACARA Jagantara atau Jaga Warisan Budaya Nusantara yang diinisasi oleh Warisan Budaya Indonesia (WBI) Foundation telah dibuka. Acara yang digelar di Ashta Distric 8 ini akan berlangsung mulai 29 Juli hingg 21 Agustus 2022 mendatang.

Selain menghadirkan pameran dari produk-produk lokal, pihak WBI juga membuka toko dengan menghadirkan lebih dari 600 kain wastra Indonesia.

Divisi Pelestarian WBI, Chandra Satria, mengatakan pihaknya memiliki program sendiri untuk membantu UMKM dengan menjualkan produk para pengrajin yang terkena imbas dari Covid-19 dua tahun ke belakang.

WBI

“Jadi di acara Jagantara ini kita mengumpulkan pengrajin offline di Cikatomas. Ada karya dari Jogja, Lasem, cirebon, Jawa Timur, Palembang, dan Tuban,” ujar Chandra saat ditemui MNC Portal, Sabtu (30/7/2022).

BACA JUGA : Hari Kedua Digelar, Pengunjung Pameran Jagantara Antusias Mengenal Lebih Dalam Kain Nusantara

Yang menarik, di booth tersebut juga terdapat koleksi para desainer yang tergabung dalam WBI. Chandra menjelaskan, untuk bisa tergabung dalam booth ini, para desainer harus menggunakan kain dari Indonesia.

“Kita kasih challange, kain yang digunakan harus asli Indonesia. Harus batik tulis atau minimal batik cap. Untuk tenun juta harus tenun asli, bukan di print. Kita punya tim kurasi juga yang akan ngecek,” jelasnya.

Di booth itu tak hanya menghdirkan kain tapi juga ada aksesori lainnya. “Jadi 7 dari 12 desainer yang tergabung di event ini bukan hanya desainer pakaian tapi juta aksesori,” kata Chandra.

Chandra mengaku bahagia sebab baru dua hari acara ini dibuka, antusias pengunjung sangat luar biasa.

“Itu yang bikin kita bahagia. Mungkin karena kebetulan di Ashta ini nggak ada toko yang jual produk kain wastra Indonesia. Mungkin itu yang bikin mereka tertarik,” jelasnya.

Untuk harganya sendiri, kain wastra di tempat ini dibanderol Rp400 ribu sampi Rp2 juta.

“Saya berharap kedepannya bisa membantu lebih baik lagi para pengrajin kecil. Kita berharap juga WBI punya partisipasi yang lebih banyak lagi untuk membantu para pengrajin kecil di Indonesia, tidak hanya wastra tapi juga kuliner, film, seni tari, musik,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini