Share

Serunya Belajar Menulis Review Kuliner di Pameran Jagantara

Siska Permata Sari, Jurnalis · Minggu 31 Juli 2022 21:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 31 612 2639619 serunya-belajar-menulis-review-kuliner-di-pameran-jagantara-wHEvs5wSx0.JPG serunya workshop menulis di Jagantara, (Foto: MPI/ Siska)

TALKSHOW seru jadi salah satu yang bisa dinikmati para pengunjung pameran Jaga Warisan Nusantara (Jagantara) yang dihelat oleh Warisan Budaya Indonesia (WBI) Foundation.

Nah, pada hari ketiga ini digelar talkshow yang mengusung tema ‘Food Writing & Storytelling’ bersama para ahlinya. Talkshow kali ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman, Jurnalis Senior Harian Kompas sekaligus penulis, Ir Andreas Maryoto dan Food Writer, Kevindra Soemantri. Chit-chat seru ini berlangsung di Space8, Ashta District 8, SCBD, Jakarta.

Dalam sesi talkshow tersebut, keduanya saling berbagi pengalaman serta tips untuk mereka yang senang menulis review makanan. Tips ini cocok bila Anda tertarik untuk menulis di bidang kuliner.

Kevindra Soemantri mengatakan, hal yang penting untuk mulai menulis adalah suka membaca. Kemudian, kata dia, yang paling penting adalah riset untuk memperkaya tulisan, sehingga tidak terpaku pada kata ‘enak’ dan ‘tidak enak’ saja dalam mereview makanan atau restoran.

“Menurut saya, catatan itu penting. Kalau saya, setiap saya review makanan, pasti saya catat. Kemudian, setiap makan pasti (yang diperhatikan adaah) komposisi, rasa, tekstur, dan konsistensi. Nah, konsistensi ini bisa diketahui kalau kita mendatangi (tempat makan itu) lebih dari satu kali,” kata Kevindra di Pameran Jagantara di ASHTA District 8, kawasan SCBD, Jakarta, Minggu (31/7/2022).

(Foto: MPI/ Siska)

Hal serupa juga diungkapkan Andreas Maryoto. Penulis ‘Jejak Pangan: Sejarah, Silang Budaya, dan Masa Depan’ ini mengatakan, betapa pentingnya riset dan data untuk memperkaya tulisan.

“Riset, itu yang perlu diasah,” ujarnya.

Selain yang disebutkan di atas, juga yang tidak kalah penting adalah pengalaman. Jadi, ketika belum ada pengalaman itu, sebaiknya memulai saja dulu.

“Kalau saya sih sebetulnya paling mudah, coba dari topik yang kita suka. Enggak ada salah benar dalam konteks kalau kita mau mulai. Mungkin mulai dari topik yang kita suka, dan gali lebih dalam. Kalau topiknya kita senang kan, ngulik-nguliknya juga pasti senang,” pungkas Keviandra.

 BACA JUGA:Jagantara Usung Cinta Budaya Rasa Anak Muda, Jangan Sampai Pudar Ya!

BACA JUGA:WBI Foundation Tampilkan Kekayaan Budaya Indonesia lewat Jagantara

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini