Share

Dress Wastra Terinspirasi Perempuan Kenya Rancangan Didiet Maulana Hadir di Jagantara

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 04 Agustus 2022 17:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 04 194 2642137 dress-wastra-terinspirasi-perempuan-kenya-rancangan-didiet-maulana-hadir-di-jagantara-BYuaADVMYh.JPG Didiet Maulana, (Foto: MPI/Aldhy Chandra)

MELALUI pegelaran Jaga Warisan Nusantara atau Jagantara yang diinisiasi Warisan Budaya Indonesia (WBI) Foundation, pengunjung tidak hanya melihat kain wastra Nusantara yang tergantung di pohon raksasa atau sudut Pasar Rakyat dengan jajanan nostalgia, tapi juga akan melihat sederet patung berhiaskan dress wastra nan indah.

Dress yang dikenakan ke patung-patung tersebut ternyata punya ceritanya sendiri. Pasalnya, ternyata dress tersebut merupakan hasil karya tangan dingin para desainer kondang Tanah Air, salah satunya Didiet Maulana.

Ya, Didiet Maulana adalah salah satu desainer yang ditunjuk oleh WBI Foundation untuk membuat dress khusus untuk Jagantara. Didiet mendapat tugas untuk membuat dress wastra yang terinspirasi dari perempuan Kenya.

Menurut penuturan Didiet, dress Kenya tersebut ia buat atas rekomendasi WBI Foundation untuk acara Jagantara. Proses riset menjadi momen paling menarik dari pembuatan dress tersebut.

"Aku kebagian Kenya untuk dijadikan inspirasi membuat dress wastra. Setelah tugas diterima, saya langsung riset untuk mencaritahu bagaimana inspirasi yang bisa didapat dari Kenya," papar Didiet saat diwawancarai MNC Portal, belum lama ini.

(Foto: MPI/ Aldhy Chandra)

Ia melanjutkan, dari riset tersebut diketahui kalau perempuan Kenya itu banyak sekali memakai sistem lipatan pada busananya. Tak hanya itu, aksesori di leher dan juga kepala jadi ciri khas lain perempuan Kenya.

Bergerak dari sana, Didiet kemudian mengolah inspirasi tersebut menjadi dress yang kental akan wastra Nusantara. Itu kenapa, dia menggunakan kain Sumba dan juga aksesori manik-manik Kalimantan.

"Dari inspirasi tersebut, kami terjemahkan dengan warna yang masuk dengan vibrant Kenya," ungkapnya.

Sementara untuk bahan material dress, Didiet menggunakan bahan dari kain motif Patola Sumba. Sementara itu hiasan di leher dan kepala berasal dari manik-manik Kalimantan.

"Proses pengerjaannya cepat, sekitar 1 bulan beres. Ini karena manik-manik Kalimantan sudah kami miliki, begitu juga dengan kain motif Patola Sumba juga sudah ada," cerita Didiet.

Selain koleksi Didiet Maulana, di Jagantara ini juga ada dress rancangan Mel Akhyar dan beberapa desainer lokal lainnya yang tentu dari setiap dress tersebut punya ciri khas yang menonjolkan karakater desainer, tapi tetap menonjolkan wastra Nusantara itu sendiri.

Tertarik untuk melihat langsung dress yang terinspirasi dari negara-negara luar ini? Silahkan berkunjung ke Jagantara yang diadakan di Ashta Districk 8 SCBD, Jakarta Selatan. Acara ini berlangsung sejak 29 Juli hingga 21 Agustus 2022.

 BACA JUGA:Hari Kedua Digelar, Pengunjung Pameran Jagantara Antusias Mengenal Lebih Dalam Kain Nusantara

BACA JUGA:Kenapa Hari Kartini Identik dengan Kebaya? Begini Menurut Desainer Didiet Maulana

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini