Share

Berapa Jumlah Asupan Protein yang Dibutuhkan Tubuh Tiap Hari? Cek di Sini

Kevi Laras, Jurnalis · Jum'at 05 Agustus 2022 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 05 298 2642591 berapa-jumlah-asupan-protein-yang-dibutuhkan-tubuh-tiap-hari-cek-di-sini-EdOojE0cYo.jpeg Jumlah asupan protein yang dibutuhkan tubuh tiap hari (Foto: Healthline)

JUMLAH asupan protein yang dibutuhkan tubuh tiap hari penting untuk diketahui. Menurut Harvard kekurangan protein dapat menurunkan kekebalan atau sistem imunitas seseorang hingga kematian.

"Efek dari kekurangan protein dan malnutrisi berkisar tingkat keparahan dari kegagalan pertumbuhan, dan hilangnya massa otot hingga penurunan kekebalan, melemahnya jantung dan sistem pernapasan, dan kematian," keterangan Harvard, dikutip Jumat (5/8/2022).

Untuk pemenuhan dalam sehari-hari, masih banyak yang belum mengetahui berapa banyak protein yang dibutuhkan. Berikut ulasannya dirangkum dari berbagai sumber.

Jumlah Asupan Protein Yang Dibutuhkan Tubuh Tiap Hari

(Jumlah Asupan Protein Yang Dibutuhkan Tubuh Tiap Hari, Foto: Healthline)

National Academy of Medicine juga menetapkan berbagai asupan protein yang dapat diterima, mulai dari 10% hingga 35% kalori setiap hari. Sebagaimana rincian untuk kebutuhan protein sehari-hari antara lain;

- Bayi membutuhkan sekitar 10 gram sehari.

- Anak usia sekolah membutuhkan 19-34 gram sehari.

- Remaja laki-laki membutuhkan hingga 52 gram sehari.

- Remaja putri membutuhkan 46 gram sehari.

- Pria dewasa membutuhkan sekitar 56 gram sehari.

- Wanita dewasa membutuhkan sekitar 46 gram sehari atau (71 gram, jika hamil atau menyusui).

BACA JUGA : Biar Tak Jadi Lemak, Begini Cara Tepat Konsumsi Protein dari Ahli Diet

Sementara manfaat dari protein, bila.dikonsumsi secara cukup atau tepat dapat membantu menjaga berat badan, meningkatkan massa otot, serta menjaga kesehatan otot, tulang, dan seluruh tubuh Anda.

BACA JUGA : Konsumsi Protein Berkualitas Tinggi Yuk, Salah Satu Manfaatnya Jaga Kesehatan Jantung

Kebalikannya, jika kekurangan protein dapat menyebabkan masalah kesehatan. Bentuk paling parah dari kekurangan protein dikenal kwashiorkor, sangat parah terjadi di Afrika Tengah dan Asia Selatan, di mana hingga 30% anak-anak mendapatkan sedikit protein.

"Kekurangan protein adalah ketika orang tidak mendapatkan jumlah protein yang cukup dari makanan mereka. Kwashiorkor, bentuknya yang paling parah, paling sering terlihat pada anak-anak di negara berkembang. Gejala utama kwashiorkor adalah edema dan perut bengkak," keterangan Healthline, dikutip Jumat (5/8/2022). 

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini