Share

Batasi Micin untuk Membuat Adonan Tepung Gorengan, Ini Alasannya!

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 05 Agustus 2022 17:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 05 298 2642788 batasi-micin-untuk-membuat-adonan-tepung-gorengan-ini-alasannya-fjvVKd1DXL.jpeg Batasi micin dalam adunan tepung untuk Gorengan (Foto: Wis Hassan)

GORENGAN sejak dulu hingga kini telah menjadi makanan favorit bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Bahkan makanan satu ini sering dijadikan sebagai menu makanan sehari-hari, atau pengganjal perut ketika belum sempat makan.

Akan tetapi dibalik kelezatan gorengan, ada sebagian masyarakat yang merasa khawatir akan kandungan nutrisi yang di dalamnya. Ada rasa takut tidak baik bagi tubuh dalam kandungan gorengan itu sendiri. Misalnya kandungan Monosodium glutamate (MSG) atau populer disebut micin.

Gorengan

Dilansir dari berbagai sumber, MSG merupakan salah satu asam amino non-esensial paling berlimpah yang terbentuk secara alami. Kemudian Food and Drug Administration (FDA) telah mengklasifikasikan MSG sebagai bahan makanan yang aman untuk digunakan, yakni sebagai penambah rasa.

Namun tentu saja jika sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, terutama kandungan MSG yang tercampur dengan tepung untuk gorengan.

MSG telah digunakan sebagai aditif makanan selama beberapa dekade. Selama bertahun-tahun, FDA menerima banyak laporan tentang reaksi negatif terhadap makanan yang mengandung MSG. Gejala yang bisa muncul tersebut, antara lain sakit kepala, berkeringat, adanya tekanan pada wajah atau sesak, mati rasa, kesemutan atau sensasi terbakar di wajah, leher dan area lainnya, detak jantung berdebar cepat, sakit dada, mual hingga kelemahan.

BACA JUGA : Resep Cemilan Akhir Pekan Onde-Onde Lonjong, Pas Buat Teman Ngopi!

Pada umumnya, gejala yang terjadi adalah ringan dan tidak memerlukan perawatan. Oleh karena itu, satu-satunya cara untuk mencegah reaksi dengan menghindari makanan yang mengandung MSG.

Kemudian cara mengatasi efek samping MSG, yaitu pengobatannya bisa bervariasi, tergantung pada gejala. Serta tingkat keparahannya. Gejala ringan biasanya hilang tanpa pengobatan. Jika Anda mengalaminya, maka langkah pengobatan yang bisa dilakukan, yaitu minum air agar tetap terhidrasi, beristirahat, minum teh jahe atau peppermint untuk mengurangi mual, minum obat penghilang rasa sakit tanpa resep (OTC), jika seseorang mengalami sakit kepala. 

Semenatara itu, Brand Communication Head PT Kobe Boga Utama, Meylanie Tambelangi mengatakan, bahwa menghadirkan produk tanpa MSG dapat membantu masyarakat Indonesia khususnya para Ibu untuk tetap bisa menyajikan hidangan yang tetap lezat.

"Tak hanya lezat tapi juga sehat bagi keluarga," katanya dalam keterangan resminya.

Selain itu, kata dia, melalui kampanye dengan tema 'Cinta Tanpa Micin', pihaknya berharap adanya tepung serbaguna premium, khususnya untuk membuat adonan gorengan dapat menjembatani cinta ibu di setiap masakan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini