Share

Begini Alasan Healing di Alam Terbuka Bisa Perbaiki Emosi dan Mental Seseorang

Tim Okezone, Okezone · Kamis 11 Agustus 2022 19:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 11 612 2646087 begini-alasan-healing-di-alam-terbuka-bisa-perbaiki-emosi-dan-mental-seseorang-pj51Z1oArE.jpg Ilustrasi Healing Liburan. (Foto: Shutterstock)

BANYAK yang pergi berlibur memilih istilah healing, meskipun pada kenyataannya tidak ada penyakit yang mereka derita. Memang, healing yang dimaksud di sini adalah aktivitas untuk mengobati rasa sedih, atau meluapkan segala emosi dan beban.

Healing pun bisa dilakukan dengan banyak cara dan bukan hanya pergi berlibur, seperti mengerjakan hobi atau bertemu teman-teman. Tapi, tidak bisa dipungkiri bahwa pergi berlibur bisa membuat seseorang merasa lebih senang.

Pasalnya, sebuah studi dari University of Kent’s Durrell Institute of Conservation and Ecology (DICE) menyebut, menghabiskan waktu di luar untuk mencium hal-hal di alam dapat membantu orang-orang merasa santai dan bertambah kesejahteraannya.

Liburan

Studi sebelumnya, seperti dikutip dari Medical Daily, menunjukkan alam berkontribusi pada kesejahteraan fisik, emosional, dan mental orang. Inilah sebabnya berkebun dapat membantu memberikan relaksasi dan ketenangan pikiran.

Tak hanya itu, aroma alam juga bermanfaat. Para peneliti menemukan aroma mempengaruhi berbagai jenis kesejahteraan manusia, terutama fisik. Tidak adanya bau juga dianggap dapat meningkatkan kesehatan fisik karena artinya lingkungan bersih tanpa polusi atau bau tak sedap yang terkait dengan daerah perkotaan.

Hal ini memungkinkan orang lebih tenang, berkurang stres dan kadar kortisol di dalam tubuhnya. Kadar kortisol yang tinggi sering dikaitkan dengan penyakit tertentu.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Menurut studi, para partisipan menciptakan hubungan yang bermakna dengan aroma tertentu, yang mempengaruhi kesejahteraan mereka dengan memicu reaksi emosional terhadap ingatan yang mereka buat.

Temuan penelitian juga menunjukkan aroma membangkitkan ingatan terkait aktivitas masa kecil yang biasa dilakukan partisipan. “Alam menawarkan pengalaman multisensori, dan penelitian kami menunjukkan potensi signifikansi aroma untuk kesehatan,” kata peneliti studi Dr Jesscica Fisher.

Dia mengatakan temuan studi dapat menjadi masukan bagi spesialis kesehatan masyarakat, pembuat kebijakan, dan perencana lanskap yang ingin meningkatkan kesejahteraan orang-orang melalui alam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini