Share

Gerakan Kebaya Goes to UNESCO Menggema Jelang HUT RI, Didukung Dian Sastro hingga KBRI Washington!

Muhammad Sukardi, Okezone · Jum'at 12 Agustus 2022 11:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 12 194 2646549 gerakan-kebaya-goes-to-unesco-menggema-jelang-hut-ri-didukung-dian-sastro-hingga-kbri-washington-kRWTxmbJUo.jpg Kebaya Goes to Unesco (Foto: @imelda_budiman/Instagram)

GERAKAN 'Kebaya Goes to UNESCO' tengah ramai disuarakan di media sosial. Public figure seperti Dian Sastrowardoyo hingga KBRI Washington mendukung penuh gerakan kebudayaan ini.

Lahirnya gerakan 'Kebaya Goes to UNESCO' diduga berasal dari masyarakat Indonesia itu sendiri yang menginginkan kebaya memperoleh pengakuan sebagai warisan tak benda dari Indonesia. Ini penting agar kebaya diakui oleh dunia sebagai busana yang khas dari Indonesia.

Kebaya Goes to Unesco

(Kebaya Goes to Unesco, Foto: @2gek_ayuhenirosan/Instagram)

Kebaya sendiri adalah warisan busana Nusantara yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Sosok besar seperti Raden Dewi Sartika, Tien Soeharto, hingga Inggit Garnasih sangat dekat dengan pakaian tersebut.

Untuk mendapat pengakuan dari UNESCO, perlu perjalanan panjang yang harus dilalui dan itu tidak mudah. Untuk itu, lebih dulu harus diakui, baru kemudian diupayakan oleh berbagai kalangan pengampu budaya.

Kebaya Goes to Unesco

(Kebaya Goes to Unesco, Foto: @2gek_ayuhenirosan/Instagram)

Nah, langkah awal agar kebaya memperoleh pengakuan itu adalah lahirnya gerakan 'Kebaya Goes to UNESCO'. Gerakan ini meluas dari dalam negeri hingga Amerika Serikat.

Ya, belum lama ini beredar kabar perempuan-perempuan Indonesia yang tinggal di Amerika Serikat, khususnya di Washington, menggelar parade 'Cantik Berkebaya' di kawasan National Mall, pusat kota Washington DC, AS.

Kegiatan itu merupakan bentuk dukungan KBRI Washington DC bersama masyarakat dan diaspora Indonesia terhadap upaya pendaftaran kebaya sebagai warisan tak benda UNESCO.

Kebaya Goes to Unesco

(Kebaya Goes to Unesco, Foto: @imelda_budiman/Instagram)

Parade berlangsung cukup meriah, peserta berjalan dari depan Smithsonian Castle menuju salah satu lokasi yang merupakan ikon dari ibu kota AS, yaitu Reflection Pool Gedung Capitol. Para peserta berjalan menggunakan kebaya warna-warni seraya melantunkan lagu-lagu Indonesia.

Kebaya Goes to Unesco

(Kebaya Goes to Unesco, Foto: @2gek_ayuhenirosan/Instagram)

Aksi 'Kebaya Goes to UNESCO' pun dilakukan di dalam negeri. Berdasar pantauan MNC Portal, Indramayu sudah memulai keikutsertaannya dalam gerakan ini. Kegiatan tersebut didukung penuh Bupati indramayu.

Kegiatan di Indramayu bertempat di Pendopo Kabupaten Indramayu, pada Rabu, 9 Agustus 2022. Sejumlah perempuan dari ibu-ibu hingga remaja putri semua mengenakan kebaya untuk mengikuti Gebyar Lomba Senam Berkebaya yang diselenggarakan Pemkab Indramayu.

Dian Sastro

Dukungan lain pun datang dari Selebriti Dian Sastrowardoyo. Dia mengajak para perempuan Indonesia untuk bisa berpartisipasi dalam pengajuan kebaya agar ditetapkan sebagai warisan budaya dunia tak benda oleh UNESCO melalui gerakan 'Kebaya Goes to UNESCO'.

"Cara (ikut berpartisipasinya) gampang banget, cukup berfoto dengan kebaya Anda masing-masing, kemudian unggah foto tersebut di website tradisikebaya.id," kata Dian Sastro di video laman tradisikebaya.id.

Gerakan ini, kata Dian, dimulai dari 9 Agustus hingga 9 Desember 2022. "Yuk! Kita lestarikan kebaya supaya bisa dijadikan warisan budaya tak benda dari Indonesia untuk dunia," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini