Share

Bolehkah Minum Kopi Setelah atau Sebelum Minum Obat?

Syifa Fauziah, Okezone · Jum'at 12 Agustus 2022 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 12 298 2646871 bolehkah-minum-kopi-setelah-atau-sebelum-minum-obat-0uzbLCzswo.jpg Bolehkah minum kopi setelah atau sebelum minum obat (Foto: Eatthis)

Bolehkah Minum Kopi Setelah atau Sebelum Minum Obat?

BOLEHKAH minum kopi atau sebelum minum obat? Simak penjelasannya dalam artikel ini untuk mengetahui salah satu ketentuan minum obat. 

Kopi merupakan minuman yang sudah dianggap sebagai tradisi oleh masyarakat. Biasanya mereka menikmati kopi saat pagi dan sore hari.

Dilansir dari Medwes, Jumat (12/8/2022) National Coffee Association menemukan bahwa 63% orang Amerika minum kopi setiap hari. Pada saat yang sama, penelitian telah menunjukkan bahwa lebih dari 40% orang Amerika menggunakan obat resep.

Banyak orang yang bertanya apakah minum kopi boleh setelah atau sebelum minum obat? Sebagai permulaan, sebaiknya saat Anda ingin tetap minum kopi ketika sedang konsumsi obat sebaiknya diskusikan ke dokter.

Bolehkah Minum Kopi Setelah atau Sebelum Minum Obat?

(Bolehkah Minum Kopi Setelah atau Sebelum Minum Obat?, Foto: Eatthis)

Selain itu, Anda juga harus menakar ukuran cangkir kopi untuk mendapatkan jumlah kafein yang optimal tanpa mengganggu penyerapan obat. 

Pasalnya, bila menggabungkan konsumsi obat dan kopi akan berpengaruh pada efek obat yang dikonsumsi. Sebenarnya tidak hanya kopi, teh hijau, minuman berenergi, minuman soda dan semua yang mengandung kafein dapat merangsang reaksi tertentu dalam tubuh Anda.

Satu studi menemukan bahwa kopi dapat mengurangi tingkat penyerapan obat hingga 60%, terutama untuk obat tiroid dan osteoporosis, seperti Levothyroxine dan Fosamax.

Salah satu efek yang paling ditakuti dari minum kopi bersama obat resep adalah kerusakan organ. Ini bukan ketakutan yang sepenuhnya tidak berdasar, tetapi kenyataannya adalah bahwa itu tergantung pada obat-obatan. Misalnya, mencampur asetaminofen (Parasetamol) dapat menyebabkan kerusakan hati.

Kebanyakan pil diformulasikan dengan lapisan kimia atau kapsul yang seharusnya melepaskan zat secara bertahap. Keasaman relatif kafein dapat mempengaruhi pelepasan, sehingga mengganggu efektivitas obat.

Selain itu juga misalnya Anda mengonsumsi obat dan kopi yang sama-sama memiliki diuretik dan stimulan, bisa mengarah pada memperkuat efek satu sama lain. Misalnya, jika Anda meminum pil migrain, yang secara alami meningkatkan detak jantung, kemudian minum kopi, Anda akan memiliki akselerasi detak jantung yang lebih kuat.

Untuk itu, saat Anda mengonsumsi obat dokter dan tetap ingin minum kopi ada baiknya konsultasi dengan dokter.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini