Share

6 Jenis Seafood yang Baik untuk Penyakit Jantung

Tim Okezone, Okezone · Selasa 16 Agustus 2022 16:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 16 298 2648769 6-jenis-seafood-yang-baik-untuk-penyakit-jantung-vwHVYpYPsu.jpg Ilustrasi Seafood. (Foto: Shutterstock)

GAYA hidup tidak sehat memang mendatangkan banyak penyakit, salah satunya adalah penyakit jantung. Meskipun, dalam beberapa kasus genetik keluarga juga memainkan peran besar akan risiko penyakit jantung.

Seseorang yang mengalami sakit jantung, biasanya akan mengalami Nyeri dada dan lengan yang menjalar hingga ke leher, rahang, bahu, sampai punggung. Pusing, mual, dan muntah. Sesak napas.

Agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik, organ jantung membutuhkan asupan nutrisi yang tepat dan menyehatkan. Sumber protein seperti daging unggas dan susu dapat menjadi pilihan. Lalu, makanan untuk jantung juga bisa berasal dari seafood.

Menurut dr. Dyah Novita Anggraini, jika jantung kekurangan nutrisi, maka organ tersebut tidak memiliki perlindungan. Akibatnya, risiko penyakit jantung akan meningkat. Berikut ini beberapa makanan laut yang sehat untuk jantung, seperti dilansir dari KlikDokter.

Kepiting

Bagi Anda penyuka hidangan kepiting, ternyata seafood ini bisa dijadikan makanan untuk jantung yang sehat. Dilansir dari WebMD, asam lemak omega-3 kepiting menyediakan berbagai manfaat untuk kesehatan jantung. Selain menurunkan trigliserida dan risiko pembekuan darah, omega-3 bisa mencegah kondisi detak jantung yang tidak beraturan.

Sakit Jantung

Ikan Salmon, Makerel, dan Tuna

Menurut American Heart Association, mengonsumsi setidaknya 2 porsi (masing-masing 3,5 ons atau 100 gram) ikan salmon, mackerel, atau tuna setiap minggu dapat menyehatkan jantung.

Ikan tersebut juga mampu membantu menyehatkan kondisi pasien penyakit jantung. Tuna, sarden, salmon, dan makerel mengandung omega-3. Kandungan zat tersebut dapat menurunkan kadar trigliserida, mengurangi pembekuan darah, dan menurunkan risiko stroke serta gagal jantung.

Namun, yang harus diperhatikan adalah risiko kandungan zat berbahaya di dalam ikan-ikan tersebut, seperti methylmercury, polychlorinated biphenyls, dan dioxin. Untuk itu, pastikan ikan dalam keadaan segar dan jangan konsumsi berlebihan. Pilih dan beli ikan dari toko yang terjamin kualitasnya.

Udang

Bagi kesehatan jantung, terkadang udang dianggap dapat membawa dampak buruk. Sebab, kandungan kolesterol udang dipercaya cukup tinggi. Namun, melansir Healthline, udang mengandung jumlah lemak yang sangat sedikit dan hampir tidak memiliki lemak jenuh. Lemak jenuh inilah yang berbahaya bagi jantung dan pembuluh darah.

Dalam sebuah penelitian oleh Rockefeller University di Amerika Serikat, beberapa pria dan wanita mengonsumsi 10 ons udang setiap hari selama 3 minggu. Metode ini dikombinasikan juga dengan asupan telur dan diet rendah kolesterol.

Hasilnya, pola makan dengan udang meningkatkan LDL (kolesterol jahat) sebesar 7 persen dibanding pola makan rendah kolesterol. Menariknya, konsumsi udang juga meningkatkan jumlah HDL (kolesterol baik) sebesar 12 persen, dan menurunkan trigliserida sebanyak 13 persen.

Hal ini menunjukkan bahwa makan udang dapat membawa pengaruh positif bagi kesehatan jantung. Pasalnya, kadar HDL yang rendah dihubungkan dengan peradangan penyakit jantung.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Cumi

Ternyata, kadar docosahexaenoic acid (DHA) pada cumi lebih tinggi dibandingkan jenis seafood lainnya. “DHA merupakan bagian dari omega-3. Fungsi DHA mencegah penyumbatan pembuluh darah jantung karena kolesterol jahat,” jelas dr. Dyah Novita.

Lobster

Hidangan seafood yang menggugah selera ini dapat menjadi opsi makanan untuk jantung sehat. Lobster mengandung asam lemak omega-3 untuk mencegah sakit jantung, mengendalikan ritme jantung, dan menurunkan tekanan darah.

Mussels (Kerang)

Kerang dapat menjadi salah satu sumber protein yang baik bagi tubuh. Sama seperti pilihan makanan laut di atas, mussel mengandung omega-3. Konsumsi seafood ini dapat membantu menyehatkan jantung. Selain omega-3, kerang juga kaya akan DHA dan EPA.

Meski bermanfaat untuk jantung, sebaiknya konsumsi makanan laut untuk jantung di atas dalam porsi secukupnya. Apabila punya penyakit jantung atau kondisi medis lainnya, konsultasikan kepada dokter mengenai jumlah yang tepat untuk kondisi kesehatan Anda.

Selain itu, waspada dengan risiko alergi seafood. Makanan tersebut tak jarang menimbulkan reaksi. Disarankan untuk mengolah makanan laut hingga matang supaya Anda terhindar dari efek samping zat berbahaya. Kombinasikan ragam seafood sehat untuk jantung dengan makanan bergizi seimbang lainnya. Imbangi pula dengan olahraga rutin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini