Share

Viral Risol Rebus untuk Jadi Camilan Diet, Benar Lebih Sehat?

Martin Bagya Kertiyasa, Okezone · Senin 29 Agustus 2022 17:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 29 298 2656753 viral-risol-rebus-untuk-jadi-camilan-diet-benar-lebih-sehat-6yyyHczOjs.jpg Risol. (Foto: Instagram/@kuesabine_bytutiputu)

GORENGAN mungkin menjadi salah satu makanan yang digemari banyak orang. Salah satu gorengan yang sering diserbu oleh orang-orang adalah risol.

Kudapan berisi sayuran cincang, telur, daging, dan terkadang mayones ini memang lezat. Tapi layaknya gorengan, risol biasanya digoreng dan mengandung banyak bahaya untuk kesehatan.

Tapi, belakangan muncul cara lain yang sempat ramai di Twitter yaitu direbus. Risol rebus dianggap lebih sehat dan bisa menjadi camilan diet. Lantas, benarkah kandungan gizi risol rebus lebih baik? Simak penjelasan dokter seperti dilansir dari KlikDokter.

Akun Twitter @spesdelune sempat mengunggah infografis camilan Indonesia beserta kalorinya. Dalam foto tersebut, tertulis risol goreng memiliki 275 kalori, sedangkan risol rebus 81 kalori.

Risol

Jadi, apakah risol rebus jauh lebih sehat? Menurut dr. Devia Irine Putri, sebenarnya makanan yang direbus jauh lebih sehat bila dibandingkan makanan yang digoreng. Karena, makanan rebus tidak punya tambahan kalori dari minyak goreng. Meski begitu, kamu juga harus hati-hati dalam merebus makanan.

โ€œMakanan yang direbus memang lebih sehat. Namun, tetap saja kalau merebusnya terlalu lama, makanan tersebut juga akan berisiko kehilangan nutrisinya,โ€ ucap dr. Devia.

Untuk telur di dalam risol, dr. Devia mengatakan telur rebus jauh lebih sehat ketimbang telur goreng. Nutrisi telur goreng dan telur rebus pada dasarnya tidak berbeda jauh. Akan tetapi, telur goreng memiliki tambahan kandungan lemak.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Makan Risol Goreng, Berapa Banyak Kalori yang Perlu Dibakar?

Untuk membakar 500 kalori, kamu bisa jogging selama 1 jam di treadmill (dengan setting 5 mil per jam). Jika 1 risol goreng memiliki kalori sebanyak 275, maka kamu perlu jogging kurang lebih selama 30 menit untuk membakar kalori dari risol. Kalau kamu makan 2 risol dengan kalori 500 lebih, kamu juga harus jogging sekitar sejam lebih.

Gorengan Tingkatkan Konsumsi Kalori dan Risiko Penyakit

Dibandingkan metode memasak lainnya, menggoreng dapat menambahkan banyak kalori pada makanan. Ketika digoreng dengan minyak, makanan itu menyerap lemak sehingga kandungan kalorinya meningkat.

Menurut data gizi United States Department of Agriculture, 78 gram kentang rebus mengandung 67,9 kalori. Sementara, kentang goreng dengan garam sebanyak 50 gram saja punya kalori yang hampir sama dengan kentang rebus, yakni 67.

Artinya, gorengan dalam jumlah sedikit bisa mengandung kalori yang sama atau bahkan lebih banyak dibanding makanan rebus. Bayangkan kalau kamu banyak makan gorengan, asupan kalori akan semakin meningkat, kan?

Dokter Devia mengingatkan, terlalu banyak makanan yang digoreng dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL), serta risiko obesitas, diabetes, dan penyakit jantung koroner. Kalau kamu ingin memiliki pola makan lebih sehat, mengonsumsi makanan yang direbus umumnya lebih baik. Konsultasi dengan dokter kalau kamu butuh rekomendasi pola makan yang sesuai.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini